NUNUKAN, infoSTI – Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di depan SDN 009 Nunukan, di Kelurahan Ujang Fatimah, Nunukan, Jumat (10/7/2029).
Peristiwa yang terjadi di rumah Hariyono (28) yang merupakan seorang security RSUD Nunukan ini, dilihat prajurit Kodim 0911/Nunukan, yang langsung bergerak cepat melakukan aksi pemadaman.
‘’Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 Wita. Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, sebelum api membesar terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari unit AC,’’ ujar Perwira Seksi Intelijen (Pasi) Intel Kodim 0911/Nunukan, Kapten Inf Joan Agus melalui pesan tertulis.
Terlihat asap tebal mengepul menyelimuti bagian atap rumah korban pasca ledakan terjadi.
Nyala api membakar plafon yang terbuat dari triplek, sehingga api dengan cepat membesar dan terus menyebar.
‘’Hanya berselang beberapa menit, dari waktu kejadian, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kodim 0911/Nunukan beserta empat personel, tiba lebih dahulu di lokasi dan langsung melakukan pemadaman,’’ ujarnya lagi.
‘’Upaya tersebut, diperkuat oleh dua personel pemadam yang berada di sekitar lokasi serta bantuan masyarakat,’’ imbuhnya.
Sekitar pukul 12.45 Wita, lima unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan dengan 18 personel, tiba di lokasi untuk memperkuat proses pemadaman sekaligus melakukan penyekatan agar kobaran api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.
Joan mengatakan, berkat kerja sama yang solid antara Kodim 0911/Nunukan, Dinas Pemadam Kebakaran, Polsek Kota Nunukan, serta warga setempat, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.30 Wita.
Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Pada pukul 13.40 Wita, api dinyatakan padam sepenuhnya.
‘’Sinergi antara aparat dan masyarakat, kembali menunjukkan pentingnya kerja sama dalam menghadapi situasi darurat demi menjaga keselamatan warga dan meminimalkan dampak kerugian,’’ kata dia.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada unit AC yang menyebabkan ledakan.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang dari Polres Nunukan.
‘’Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan satu unit rumah mengalami kerusakan ringan dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp30 juta,’’ kata Joan.











