Menu

Mode Gelap
Kasus Investasi Bodong Nunukan, Polisi Tetapkan Dua Perempuan Sebagai Tersangka, Langsung Ditahan Tangkapan Narkoba Polres Nunukan Turun Drastis, Begini Penjelasan Kapolres Heboh Isu SARA di Nunukan, Polisi Sebut Ulah Hacker yang Bertujuan Membuat Kekacauan di Bulan Agustus Rapat Paripurna APBD Perubahan 2026, Alokasi Anggaran Turun, DPRD Merekomendasikan Optimalisasi PAD Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Tas Hitam di Pulau Sebatik Bupati Nunukan Pastikan Prioritas Pembangunan Jalan Krayan, Dibangun Dengan Skema Multiyears Untuk Periode 2027–2029

Kaltara

Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi

badge-check


					Kepala Kantor BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien. Dok.BPS Nunukan. Perbesar

Kepala Kantor BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien. Dok.BPS Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, merilis laporan kondisi ekonomi regional yang terus mengalami pergerakan.

Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien mengatakan, secara umum, harga berbagai komoditas masih menunjukkan tren kenaikan dengan tingkat inflasi year-on-year (y-on-y) tercatat sebesar 2,03 persen.

‘’Angka ini didasarkan pada kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,89 pada Mei 2025 menjadi 111,1 pada Mei 2026,’’ ujarnya melalui pesan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Iskandar menjelaskan, Inflasi ini dipicu oleh kenaikan harga di sebagian besar kelompok pengeluaran.

Peningkatan tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,79 persen, disusul kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 5 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 2,53 persen.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau 1,56 persen, transportasi 1,09 persen, perlengkapan rumah tangga 0,95 persen, kesehatan 0,56 persen.

Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,25 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 0,24 persen, serta pakaian dan alas kaki 0,12 persen.

Sebaliknya, kelompok pendidikan menjadi satu-satunya yang mengalami deflasi sebesar 0,03 persen.

Secara berkala, Kabupaten Nunukan mengalami deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,03 persen dan inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 1,61 persen.

Komoditas beras, justru memberikan andil negatif atau deflasi bulanan yang cukup meredam gejolak harga komoditas lainnya.

‘’Dengan kondisi ini, kelompok pengeluaran seperti makanan, minuman, dan tembakau, tetap menjadi perhatian utama karena memiliki andil inflasi y-on-y sebesar 0,62 persen yang didorong kuat oleh subkelompok rokok dan tembakau 2,42 persen, serta subkelompok makanan 1,51 persen,’’ kata Iskandar.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara