Menu

Mode Gelap
Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup, 31 Sekolah di Perbatasan Tak Lagi Terima MBG Cerita Sejumlah Korban Investasi Bodong di Nunukan, Uang Rp 75 Juta Tak Kembali, Ramai Ramai Buat Laporan Polisi Mengaku Sakit Hati Pada Bos, Karyawan Gudang Sembako Curi Uang Majikan Lewat SMS Banking Dorong Transformasi Ekonomi Daerah, Bupati Nunukan Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Luncurkan Kredit Mikro UMKM Candu Narkoba, Dua Warga Pulau Sebatik Nekat Menjadi Ninja Sawit Gereja Katolik Santo Yosep di Pedalaman Nunukan Habis Terbakar

Kaltara

Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi

badge-check


					Kepala Kantor BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien. Dok.BPS Nunukan. Perbesar

Kepala Kantor BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien. Dok.BPS Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, merilis laporan kondisi ekonomi regional yang terus mengalami pergerakan.

Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien mengatakan, secara umum, harga berbagai komoditas masih menunjukkan tren kenaikan dengan tingkat inflasi year-on-year (y-on-y) tercatat sebesar 2,03 persen.

‘’Angka ini didasarkan pada kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,89 pada Mei 2025 menjadi 111,1 pada Mei 2026,’’ ujarnya melalui pesan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Iskandar menjelaskan, Inflasi ini dipicu oleh kenaikan harga di sebagian besar kelompok pengeluaran.

Peningkatan tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,79 persen, disusul kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 5 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 2,53 persen.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau 1,56 persen, transportasi 1,09 persen, perlengkapan rumah tangga 0,95 persen, kesehatan 0,56 persen.

Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,25 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 0,24 persen, serta pakaian dan alas kaki 0,12 persen.

Sebaliknya, kelompok pendidikan menjadi satu-satunya yang mengalami deflasi sebesar 0,03 persen.

Secara berkala, Kabupaten Nunukan mengalami deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,03 persen dan inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 1,61 persen.

Komoditas beras, justru memberikan andil negatif atau deflasi bulanan yang cukup meredam gejolak harga komoditas lainnya.

‘’Dengan kondisi ini, kelompok pengeluaran seperti makanan, minuman, dan tembakau, tetap menjadi perhatian utama karena memiliki andil inflasi y-on-y sebesar 0,62 persen yang didorong kuat oleh subkelompok rokok dan tembakau 2,42 persen, serta subkelompok makanan 1,51 persen,’’ kata Iskandar.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara