Menu

Mode Gelap
Respon Pernyataan Warga Perbatasan Tak Mau Rayakan Kemerdekaan, Bupati Nunukan Rayakan HUT RI 81 di Krayan Cerita Edy Santri, Warga Nunukan yang Setiap Tahun Sisihkan Uang Untuk Beli Bendera Merah Putih dan Dibagikan ke Masyarakat Kabur Setelah Menipu Tiga Petani Rumput Laut Lebih Rp 180 juta, Sansan Diamankan di Bandara Soetta Tangerang Curi Komponen Mobil yang Akan Direparasi, Dua Residivis di Nunukan Kembali Dicokok Polisi Korsleting Mesin Pompa BBM di Sebatik, Api Membakar Teras Rumah dan Mobil Jelang HUT RI 81, LAPAS Nunukan Usulkan Pengurangan Masa Pidana Bagi 5 Tahanan Anak dan Remisi Bagi 982 WBP

Kaltara

Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi

badge-check


					Kepala Kantor BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien. Dok.BPS Nunukan. Perbesar

Kepala Kantor BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien. Dok.BPS Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, merilis laporan kondisi ekonomi regional yang terus mengalami pergerakan.

Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien mengatakan, secara umum, harga berbagai komoditas masih menunjukkan tren kenaikan dengan tingkat inflasi year-on-year (y-on-y) tercatat sebesar 2,03 persen.

‘’Angka ini didasarkan pada kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,89 pada Mei 2025 menjadi 111,1 pada Mei 2026,’’ ujarnya melalui pesan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Iskandar menjelaskan, Inflasi ini dipicu oleh kenaikan harga di sebagian besar kelompok pengeluaran.

Peningkatan tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,79 persen, disusul kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 5 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 2,53 persen.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau 1,56 persen, transportasi 1,09 persen, perlengkapan rumah tangga 0,95 persen, kesehatan 0,56 persen.

Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,25 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 0,24 persen, serta pakaian dan alas kaki 0,12 persen.

Sebaliknya, kelompok pendidikan menjadi satu-satunya yang mengalami deflasi sebesar 0,03 persen.

Secara berkala, Kabupaten Nunukan mengalami deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,03 persen dan inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 1,61 persen.

Komoditas beras, justru memberikan andil negatif atau deflasi bulanan yang cukup meredam gejolak harga komoditas lainnya.

‘’Dengan kondisi ini, kelompok pengeluaran seperti makanan, minuman, dan tembakau, tetap menjadi perhatian utama karena memiliki andil inflasi y-on-y sebesar 0,62 persen yang didorong kuat oleh subkelompok rokok dan tembakau 2,42 persen, serta subkelompok makanan 1,51 persen,’’ kata Iskandar.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara