Menu

Mode Gelap
138 Calhaj Nunukan Diberangkatkan 4 Mei 2026, Jalur Penerbangan Melewati Samudera Hindia, Jam Penerbangan Bertambah 3 Jam Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar

Kaltara

Jelang Nataru dan Musim Liburan Sekolah, MBG di Kaltara Tetap Didistribusikan

badge-check


					Cerianya pelajar SMPN I Nunukan saat menerima MBG perdana, Perbesar

Cerianya pelajar SMPN I Nunukan saat menerima MBG perdana,

NUNUKAN, infoSTI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Utara, dipastikan tetap berjalan meski menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, dan musim libur sekolah.

‘’Sesuai pedoman pelaksanaan MBG di hari libur tetap jalan apabila sekolah/penerima manfaat bersedia menerima karena sudah masuk masa libur sekolah,’’ ujar Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Kalimantan Utara, Aji Sanjaya, melalui pesan tertulis, Jumat (19/12/2025).

Kendati demikian, tidak ada kewajiban bagi sekolah penerima manfaat untuk menerima jatah MBG.

‘’Bagi yang siap menerima saja,’’ imbuh Aji.

Aji juga menerangkan, tidak ada yang beda dari distribusi atau jadwal menu yang bakal dibagikan kepada para penerima manfaat.

Semua berjalan seperti biasa, bedanya hanya jumlah sekolah yang bersedia dan jumlah penerima manfaat saja.

Aji mengaku belum tahu berapa banyak sekolah yang bersedia menerima MBG di momen Nataru dan musim liburan sekolah.

‘’Kami belum punya data realnya,’’ kata Aji.

Ia mengimbau agar seluruh SPPG tetap melaksanakan Program MBG berdasarkan juknis yang telah disusun, khususnya Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG selama Libur Sekolah.

Untuk diketahui, di Provinsi Kalimantan Utara, terdapat sekitar 66.500 sasaran, dari 340 sekolah dan 37 Posyandu.

BGN Kaltara juga mencatat, ada sekitar 42 SPPG, dengan rincian, sebanyak 29 SPPG sudah beroperasi, sementara 13 SPPG masih dalam tahap persiapan operasional.

‘’Di Kaltara, jumlah sasaran MBG baru 33 persen dari target,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara