Menu

Mode Gelap
Kebakaran Toko Sembako di Nunukan Sebabkan Ledakan di Tiang Travo Listrik, PLN Padamkan Saluran Listrik Alun Alun Nobar Piala Dunia Harus Tempuh Jarak 5 Km, Puluhan KK di Pulau Sebatik Minta PLN Segera Salurkan Listrik, Berani Bayar Dua Kali Lipat Anak Bangun Minta Ditemani Kencing, Rumah Penjual Lontong di Nunukan Terhindar dari Kebakaran Inspiratif dan Dekat Dengan Insan Pers, Dua Kepala Daerah di Kaltara Menerima Penghargaan Anugerah SMSI 2026 Lagi, Empat SPPG di Nunukan Menyusul Menghentikan Operasional MBG Akibat Anggaran Operasional dari BGN Belum Cair Kasus Investasi Bodong di Nunukan, Belasan Korban Diperiksa, Terduga Pelaku Belum Ditahan

Kaltara

Raihan Prestasi Dorkas Billy Daud, Atlet Gym Perempuan Nunukan Diharap Menjadi Motivasi Bagi Kaum Hawa

badge-check


					Atlet womens fitness Nunukan, Dorkas Billy Daud bersama pelatihnya, Kurniawan. Perbesar

Atlet womens fitness Nunukan, Dorkas Billy Daud bersama pelatihnya, Kurniawan.

NUNUKAN, infoSTI – Dorkas Billy Daud atau biasa dipanggil Dora, menjadi satu satunya atlet gym dan fitness perempuan di Nunukan, Kalimantan Utara.

Sebagai atlet, Dora tentu memiliki gaya hidup sehat dan bisa menjadi referensi para kaum hawa di perbatasan RI – Malaysia ini, jika ingin tubuh ideal.

Dora telah membuktikan eksistensinya di dunia fitness. Ia menjadi juara 3 dan membawa pulang medali perunggu di Kejuaran terbuka Bupati Malinau Cup 2025, pada Selasa (9/9/2025) lalu.

‘’Kita memiliki harapan, raihan Dora bisa memotivasi perempuan di Nunukan untuk olahraga gym dan membentuk badan ideal,’’ ujar pelatih Dora, Kurniawan, Jumat (12/9/2025).

Kurniawan mengatakan, tampil feminin atau berotot, memang merupakan dua kutub lifestyle yang tentu saling bertolak belakang diantara keduanya.

Sudah seyogyanya perempuan berpenampilan feminin dan anggun dihadapan mata lelaki.

‘’Olahraga beban atau nge-gym, membuat tubuh lebih terlihat fantastik dan berisi. Sehingga akan menjadi daya tarik tersendiri,’’ kata dia.

Kurniawan yang menjadi salah satu atlet gym dan fitness andalan Kabupaten Nunukan ini mengakui, banyak perempuan mengkhawatirkan bahwa dengan melakukan weight training, maka otot mereka akan berkembang layaknya seorang binaragawan.

Menurutnya, ini adalah statement miring yang wajib diluruskan.

‘’Kekuatan otot yang baik namun tetap feminim, adalah pilihan dan impian. Dengan memiliki keduanya, merupakan daya tarik tersendiri secara estetika sudut pandang kesehatan, berkaitan dengan berat badan yang sehat serta membangun tubuh menjadi kuat,’’ jelasnya.

Banyak orang salah mengartikan bahwa wanita dengan sendirinya dapat memperbesar otot dengan rutin berlatih beban.

Namun demikian, perempuan tidak alami menghasilkan testosteron yang cukup untuk mendapatkan otot begitu besar.

‘’Saya menganjurkan bahwa dengan berlatih beban, tentu anda akan dapat memperkuat tubuh serta meningkatkan metabolisme dengan bentuk otot yang kencang dan kuat. Setiap orang seharusnya dapat mengangkat beban (selama mereka mampu mengatur nutrisi bagi dirinya),’’ kata Kurniawan.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara