Menu

Mode Gelap
Kebakaran Toko Sembako di Nunukan Sebabkan Ledakan di Tiang Travo Listrik, PLN Padamkan Saluran Listrik Alun Alun Nobar Piala Dunia Harus Tempuh Jarak 5 Km, Puluhan KK di Pulau Sebatik Minta PLN Segera Salurkan Listrik, Berani Bayar Dua Kali Lipat Anak Bangun Minta Ditemani Kencing, Rumah Penjual Lontong di Nunukan Terhindar dari Kebakaran Inspiratif dan Dekat Dengan Insan Pers, Dua Kepala Daerah di Kaltara Menerima Penghargaan Anugerah SMSI 2026 Lagi, Empat SPPG di Nunukan Menyusul Menghentikan Operasional MBG Akibat Anggaran Operasional dari BGN Belum Cair Kasus Investasi Bodong di Nunukan, Belasan Korban Diperiksa, Terduga Pelaku Belum Ditahan

Nunukan

Kebakaran Toko Sembako di Nunukan Sebabkan Ledakan di Tiang Travo Listrik, PLN Padamkan Saluran Listrik Alun Alun

badge-check


					Warga merekam terjadinya ledakan di trafo tiang listrik PLN saat kebakaran menghanguskan Toko Sembako di Jalan RA Kartini, Jumat (19/6/2026) malam. Dok.Ihsan. Perbesar

Warga merekam terjadinya ledakan di trafo tiang listrik PLN saat kebakaran menghanguskan Toko Sembako di Jalan RA Kartini, Jumat (19/6/2026) malam. Dok.Ihsan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kebakaran Toko Sembako di Jalan RA Kartini RT 07, Nunukan, Kalimantan Utara, merambat ke tiang listrik yang terpasang trafo PLN, Jumat (19/6/2026) malam.

Dari sejumlah rekaman video yang diunggah warganet, terdengar ledakan keras disertai efek visual pasca ledakan di tempat trafo listrik PLN terpasang.

Api meluluhlantakkan bangunan berukuran sekitar 8×15 meter tersebut, hingga seluruh dagangan ludes terbakar, bangunan menyisakan puing dan kayu kayu hitam yang menjadi arang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 wita tersebut, mengakibatkan listrik di pusat kota padam. Masing masing di Jalan RA Kartini, Jalan RE Marthadinata hingga alun alun Nunukan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Nunukan, Wahyudi Kawariyin menuturkan, kejadian kebakaran Toko Sembako tersebut, merupakan kejadian kedua.

‘’Berdasarkan catatan Damkar, di tempat yang sama, pada 12 Desember 2023 juga pernah terjadi kebakaran hebat, tapi dengan kepemilikan toko yang berbeda,’’ ujarnya melalui pesan tertulis, Sabtu (20/6/2026).

Petugas menurunkan tujuh unit armada pemadam kebakaran untuk memastikan api tak menyebar, mengingat lokasi kebakaran berada di pemukiman padat penduduk.

Saat petugas datang ke lokasi kejadian, api sudah membesar dan membakar nyaris semua bagian toko.

Dijelaskan Wahyudi, Toko Sembako tersebut, merupakan milik warga bernama Ian. Posisi pemilik sedang pulang kampung, sementara toko dijaga oleh pekerjanya, La Amba (56).

‘’Api berhasil dipadamkan sekitar setengah jam. Selanjutnya kita lakukan pendinginan selama satu jam demi memastikan suhu material yang terbakar di bawah titik nyala,’’ jelasnya.

Menurut keterangan penjaga Toko Sembako, La Amba, saat kejadian, ia berada di meja kasir. Ia melihat api muncul dari atap kios bagian belakang dan langsung membesar.

Dalam kondisi panik dan banyaknya barang barang mudah terbakar dalam toko, La Amba dan empat pekerja toko, memilih segera keluar menyelamatkan diri dari kobaran api.

‘’Kabarnya, pada bagian belakang toko ada dapur dan tempat tidur. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,’’ kata dia.

“Sementara kerugian harta benda diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Yang terbakar merupakan toko sekaligus agen Sembako,’’ tegasnya.

Adapun terkait efek nyala api mirip ledakan yang mengakibatkan pemadaman total di sejumlah lokasi, Manager PLN Rayon Nunukan, Rendra Alfian mengatakan, hal tersebut karena api membakar kabel trafo.

‘’Kabel trafonya yang terbakar, bukan trafonya. Itu kenapa petugas kami langsung memadamkan saluran listrik di sekitar lokasi kebakaran, seperti Jalan RE Marthadinata dan alun alun,’’ jawabnya.

Petugas PLN juga langsung dikirim ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi trafo masih bisa beroperasi.

Pemadaman berlangsung sekitar dua jam, sebelum akhirnya petugas PLN melakukan penyaluran listrik secara bertahap pasca melakukan perbaikan trafo.

‘’Sudah normal, tidak akan ada efek pemadaman bergilir atau sejenisnya akibat kerusakan kabel trafo akibat kebakaran,’’ tegas Rendra.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan