Menu

Mode Gelap
Kebakaran Toko Sembako di Nunukan Sebabkan Ledakan di Tiang Travo Listrik, PLN Padamkan Saluran Listrik Alun Alun Nobar Piala Dunia Harus Tempuh Jarak 5 Km, Puluhan KK di Pulau Sebatik Minta PLN Segera Salurkan Listrik, Berani Bayar Dua Kali Lipat Anak Bangun Minta Ditemani Kencing, Rumah Penjual Lontong di Nunukan Terhindar dari Kebakaran Inspiratif dan Dekat Dengan Insan Pers, Dua Kepala Daerah di Kaltara Menerima Penghargaan Anugerah SMSI 2026 Lagi, Empat SPPG di Nunukan Menyusul Menghentikan Operasional MBG Akibat Anggaran Operasional dari BGN Belum Cair Kasus Investasi Bodong di Nunukan, Belasan Korban Diperiksa, Terduga Pelaku Belum Ditahan

Kaltara

Ibu Hamil di Nunukan Diterkam Buaya Saat Berada di Dapur, Diseret dan Ditenggelamkan Hingga Tewas

badge-check


					Jasad Bumil di Sembakung yang tewas akibat serangan buaya, Perbesar

Jasad Bumil di Sembakung yang tewas akibat serangan buaya,

NUNUKAN, infoSTI – Seorang ibu rumah tangga yang sedang hamil besar, di pedalaman Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara, tewas karena serangan buaya.

Kapolsek Sembakung, AKP Supriadi mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi di siang hari, Selasa (27/5/2025), dengan jarak lokasi kejadian sekitar 2 jam dari Polsek Sembakung.

‘’Korban tewas akibat diterkam buaya. Dia diseret keluar dapur, ditenggelamkam hingga tewas,’’ ujarnya saat dihubungi.

Supriadi menuturkan, korban sedang hamil besar, sehingga fisiknya lemah.

Serangan buaya yang menerkam dan menariknya ke kedalaman Sungai Mambulu, membuatnya sama sekali tak mampu melawan.

‘’Buaya melepaskan korban begitu saja. Korban timbul ke permukaan sungai dalam kondisi tewas,’’ kata Supriadi.

Keberadaan buaya yang sampai masuk dapur rumah warga, dikatakan Supriadi, akibat banjir tahunan di wilayah pelosok perbatasan Malaysia.

Daerah Sembakung, menjadi lokasi yang paling sering menerima dampak banjir kiriman Malaysia.

Sampai berita ini ditayangkan, masyarakat terus melakukan pencarian terhadap buaya yang menewaskan ibu hamil tersebut.

‘’Sementara itu keterangan yang kami dapat. Kita sudah kirim personel ke lokasi untuk melakukan pendalaman dan menggali informasi lebih jauh,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara