Menu

Mode Gelap
Kebakaran Toko Sembako di Nunukan Sebabkan Ledakan di Tiang Travo Listrik, PLN Padamkan Saluran Listrik Alun Alun Nobar Piala Dunia Harus Tempuh Jarak 5 Km, Puluhan KK di Pulau Sebatik Minta PLN Segera Salurkan Listrik, Berani Bayar Dua Kali Lipat Anak Bangun Minta Ditemani Kencing, Rumah Penjual Lontong di Nunukan Terhindar dari Kebakaran Inspiratif dan Dekat Dengan Insan Pers, Dua Kepala Daerah di Kaltara Menerima Penghargaan Anugerah SMSI 2026 Lagi, Empat SPPG di Nunukan Menyusul Menghentikan Operasional MBG Akibat Anggaran Operasional dari BGN Belum Cair Kasus Investasi Bodong di Nunukan, Belasan Korban Diperiksa, Terduga Pelaku Belum Ditahan

Nunukan

Jasad Seorang Buruh Rumput Laut di Nunukan Ditemukan Membusuk Dalam Rumah Kos

badge-check


					Temuan jasad membusuk di Kp Tumput Laut, Mamolok, Nunukan Selatan, Selasa (11/2/2025). Perbesar

Temuan jasad membusuk di Kp Tumput Laut, Mamolok, Nunukan Selatan, Selasa (11/2/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Temuan jasad membusuk di RT 10, Kampung Rumput Laut, Mamolok, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 06.00 wita, menghebohkan masyarakat sekitar.

Saksi mata kejadian, Kamaruddin mengatakan, keberadaan jasad warga bernama Mustaking (50), pertama kali diketahui tetangga sebelah kosnya.

“Tetangganya cium bau busuk, lalu mengintip rumah kos Tikke. Dia lihat sudah gembung dan bengkak itu badannya,” ujarnya, saat dihubungi.

Taking, dikenal sebagai pencuci tali rumput laut atau penggesek tali.

Ia hanya tinggal sendiri di rumah sewa, sementara istrinya ada di kampung halamannya di Sulawesi.

Warga Mamolok juga tidak pernah melihat Taking mengalami sakit, atau mendengar keluhan apapun.

“Terakhir, Taking terlihat hari Jumat. Perkiraan warga sudah lebih tiga harian itu matinya, makanya bengkak dan bau,” tuturnya.

Temuan mayat, kemudian dilaporkan ke Ketua RT dan diteruskan ke Polisi.

Jasad Taking kemudian dibungkus kantong mayat dan dibawa ke RSUD Nunukan untuk autopsy.

“Setelah proses di RSUD Nunukan selesai, kita bawa ke masjid untuk disolatkan, dan kita kubur di pemakaman umum Mamolok,” kata Kama.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan