Menu ✖

Mode Gelap
Seluas Tiga Hektar Lahan Sawit di Desa Butas Bagu Pedalaman Nunukan Terbakar di Tengah Malam Nyaris Hangus Terbakar, Kebakaran Gedung LVRI Nunukan Berhasil Dipadamkan   Siapkan Atlet Unggulan, PBFI Nunukan Yakin Mendulang Emas di Porprov Kaltara 2026 Sawah Seluas 3 Hektar Milik Warga Pedalaman Lumbis Terbakar, BPBD Nunukan Imbau Masyarakat Tak Buka Lahan dengan Membakar Tukang Urut di Nunukan Membungkus Rapat Jasad Ibunya Dengan Lapisan Kain, Ditemukan Setelah Sepekan Dalam Kondisi Membusuk Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan, Bupati Nunukan Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Kaltara

Kaltara

Truk Pengangkut Kelapa Sawit Oleng dan Tabrak Pembatas Jalan, Dua Buruh Perusahaan Kelapa Sawit di Nunukan Tewas

badge-check


					Sebuah truk perusahaan kelapa sawit di Sembakung Atulai mengalami laka lantas di tikungan Jembatan Mambulu dan menewaskan dua orang. Dok.Polres Nunukan. Perbesar

Sebuah truk perusahaan kelapa sawit di Sembakung Atulai mengalami laka lantas di tikungan Jembatan Mambulu dan menewaskan dua orang. Dok.Polres Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kecelakaan maut, terjadi di Jalan Poros Trans Kaltara, Desa Mambulu, Kecamatan Sembakung Atulai, Nunukan, Kalimantan Utara.

Sebuah truk pengangkut sawit, tiba tiba saja oleng, menabrak pembatas jalan dan baru berhenti ketika menghantam tiang listrik di pinggir jalan raya yang menghubungkan Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau tersebut.

Akibatnya, dari 4 penumpang yang ada, dua diantaranya dinyatakan tewas.

‘’Kejadiannya beberapa hari lalu di pedalaman Nunukan, di Sembakung Atulai. Waktu kecelakaan malam hari sekitar pukul 20.15. Dugaannya, supir out of control (hilang kendali),’’ ujar Sunarwan, melalui pesan tertulis, Minggu (7/6/2026).

Truk yang kecelakaan, merupakan truk Mistsubishi Canter warna kuning, milik CV. Sawit Mandiri. Sebuah perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Sembakung Atulai.

Truk, dikemudikan oleh Ibrahim Muhammad Sadaq (31), dan terdapat 3 penumpang dalam truk. Masing masing, Yunus Lopo (39), Aldin Bani (24), dan Nohom Lopo (23). Semuanya, merupakan karyawan CV. Sawit Mandiri.

Sunarwan menuturkan, peristiwa maut tersebut, berawal saat truk melaju dari lokasi timbangan CV. Sawit Mandiri arah Sebuku, menuju base camp CV. Sawit Mandiri arah Malinau.

Saat berada di tikungan Jembatan Mambulu, truk tiba tiba oleng, lalu menabrak pembatas jalan hingga terpental dan menabrak tiang listrik.

‘’Korban Ibrahim Muhammad Sadaq dan Yunus Lopo, meninggal dunia. Sementara dua korban lain, Aldin Bani dan Nohom Lopo, dilarikan ke RSUD Malinau,’’ jelas Sunarwan.

Ia mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati hati dan mengemudi di batas kecepatan normal, demi menghindari kecelakaan lalu lintas yang fatal.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara