Menu

Mode Gelap
Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup, 31 Sekolah di Perbatasan Tak Lagi Terima MBG Cerita Sejumlah Korban Investasi Bodong di Nunukan, Uang Rp 75 Juta Tak Kembali, Ramai Ramai Buat Laporan Polisi Mengaku Sakit Hati Pada Bos, Karyawan Gudang Sembako Curi Uang Majikan Lewat SMS Banking Dorong Transformasi Ekonomi Daerah, Bupati Nunukan Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Luncurkan Kredit Mikro UMKM Candu Narkoba, Dua Warga Pulau Sebatik Nekat Menjadi Ninja Sawit Gereja Katolik Santo Yosep di Pedalaman Nunukan Habis Terbakar

Advertorial

Investasi Untuk Pengembangan Jalur Kereta Api di Kaltara Dibahas Bersama Investor PT INTRA

badge-check


					Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, bersama Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menghadiri pertemuan strategis dalam rangka membahas peluang investasi pengembangan jalur kereta api lintas Kalimantan Utara, di Kantor Badan Penghubung Provinsi Kaltara di Jakarta, Selasa (21/04/2026). Dok.DPRD Kaltara. Perbesar

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, bersama Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menghadiri pertemuan strategis dalam rangka membahas peluang investasi pengembangan jalur kereta api lintas Kalimantan Utara, di Kantor Badan Penghubung Provinsi Kaltara di Jakarta, Selasa (21/04/2026). Dok.DPRD Kaltara.

JAKARTA, infoSTI – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Achmad Djufrie, bersama Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, menghadiri pertemuan strategis dalam rangka membahas peluang investasi pengembangan jalur kereta api lintas Kalimantan Utara, di Kantor Badan Penghubung Provinsi Kaltara di Jakarta, Selasa (21/04/2026).

Pertemuan tersebut secara khusus menyoroti minat PT. Indonesia Transit Synergy (INTRA) yang siap berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur transportasi kereta api.

Hal ini, diharapkan mampu mendorong konektivitas antarwilayah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kaltara.

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, menyambut baik rencana investasi tersebut.

‘’Dukungan ini merupakan langkah positif dalam membuka akses transportasi yang lebih efisien dan mendukung pengembangan kawasan strategis di wilayah perbatasan,’’ ujar Zainal.

Namun demikian, terdapat lima aspek penting yang perlu dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara guna merealisasikan investasi tersebut.

  1. Dukungan kebijakan melalui Peraturan Daerah (Perda),
  2. Pembebasan lahan,
  3. Perizinan,
  4. Off taker agreement, serta
  5. Surat dukungan.

Zainal menjelaskan, dukungan kebijakan melalui Perda, telah dipenuhi oleh pemerintah daerah bersama DPRD.

‘’Sementara empat poin lainnya akan dilaksanakan secara bertahap, seiring dengan proses penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak terkait,’’ kata Zainal lagi.

Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mendorong investasi strategis, khususnya di sektor infrastruktur.

Dengan adanya rencana pengembangan jalur kereta api ini, diharapkan ke depan Kaltara dapat memiliki sistem transportasi yang lebih modern, terintegrasi, serta mampu meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun regional.

‘’Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan pihak investor menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kalimantan Utara,’’ tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial