Menu

Mode Gelap
Lagi, Empat SPPG di Nunukan Menyusul Menghentikan Operasional MBG Akibat Anggaran Operasional dari BGN Belum Cair Kasus Investasi Bodong di Nunukan, Belasan Korban Diperiksa, Terduga Pelaku Belum Ditahan Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup, 31 Sekolah di Perbatasan Tak Lagi Terima MBG Cerita Sejumlah Korban Investasi Bodong di Nunukan, Uang Rp 75 Juta Tak Kembali, Ramai Ramai Buat Laporan Polisi Mengaku Sakit Hati Pada Bos, Karyawan Gudang Sembako Curi Uang Majikan Lewat SMS Banking Dorong Transformasi Ekonomi Daerah, Bupati Nunukan Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Luncurkan Kredit Mikro UMKM

Kaltara

Jelang Nataru dan Musim Liburan Sekolah, MBG di Kaltara Tetap Didistribusikan

badge-check


					Ilustrasi : Cerianya pelajar  Nunukan saat menerima MBG. Perbesar

Ilustrasi : Cerianya pelajar Nunukan saat menerima MBG.

NUNUKAN, infoSTI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Utara, dipastikan tetap berjalan meski menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, dan musim libur sekolah.

‘’Sesuai pedoman pelaksanaan MBG di hari libur tetap jalan apabila sekolah/penerima manfaat bersedia menerima karena sudah masuk masa libur sekolah,’’ ujar Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Kalimantan Utara, Aji Sanjaya, melalui pesan tertulis, Jumat (19/12/2025).

Kendati demikian, tidak ada kewajiban bagi sekolah penerima manfaat untuk menerima jatah MBG.

‘’Bagi yang siap menerima saja,’’ imbuh Aji.

Aji juga menerangkan, tidak ada yang beda dari distribusi atau jadwal menu yang bakal dibagikan kepada para penerima manfaat.

Semua berjalan seperti biasa, bedanya hanya jumlah sekolah yang bersedia dan jumlah penerima manfaat saja.

Aji mengaku belum tahu berapa banyak sekolah yang bersedia menerima MBG di momen Nataru dan musim liburan sekolah.

‘’Kami belum punya data realnya,’’ kata Aji.

Ia mengimbau agar seluruh SPPG tetap melaksanakan Program MBG berdasarkan juknis yang telah disusun, khususnya Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG selama Libur Sekolah.

Untuk diketahui, di Provinsi Kalimantan Utara, terdapat sekitar 66.500 sasaran, dari 340 sekolah dan 37 Posyandu.

BGN Kaltara juga mencatat, ada sekitar 42 SPPG, dengan rincian, sebanyak 29 SPPG sudah beroperasi, sementara 13 SPPG masih dalam tahap persiapan operasional.

‘’Di Kaltara, jumlah sasaran MBG baru 33 persen dari target,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara