Menu

Mode Gelap
Dipercaya Untuk Jualkan 62 Karung Rumput Laut, Laki Laki di Nunukan Tilap Uang Hasil Penjualan Untuk Foya Foya Krisis BBM Untuk Petani dan Nelayan Nunukan, DPRD Minta Pemda Perkuat Data dan Turun Lapangan Pemkab Nunukan Buka Bukaan Mengapa Kuota BBM Belum Cukup Untuk Petani dan Nelayan Pengusaha APMS Nunukan Akui Kurangnya Kuota BBM Menjadi Sebab Petani dan Nelayan Tersisihkan Kuota BBM Tak Cukup dan Selalu Jadi Korban Monopoli di APMS, Nelayan dan Petani di Perbatasan RI – Malaysia Mengadu ke DPRD Kasus Investasi Bodong Nunukan, Polisi Tetapkan Dua Perempuan Sebagai Tersangka, Langsung Ditahan

Kaltara

Jelang Nataru dan Musim Liburan Sekolah, MBG di Kaltara Tetap Didistribusikan

badge-check


					Ilustrasi : Cerianya pelajar  Nunukan saat menerima MBG. Perbesar

Ilustrasi : Cerianya pelajar Nunukan saat menerima MBG.

NUNUKAN, infoSTI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Utara, dipastikan tetap berjalan meski menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, dan musim libur sekolah.

‘’Sesuai pedoman pelaksanaan MBG di hari libur tetap jalan apabila sekolah/penerima manfaat bersedia menerima karena sudah masuk masa libur sekolah,’’ ujar Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Kalimantan Utara, Aji Sanjaya, melalui pesan tertulis, Jumat (19/12/2025).

Kendati demikian, tidak ada kewajiban bagi sekolah penerima manfaat untuk menerima jatah MBG.

‘’Bagi yang siap menerima saja,’’ imbuh Aji.

Aji juga menerangkan, tidak ada yang beda dari distribusi atau jadwal menu yang bakal dibagikan kepada para penerima manfaat.

Semua berjalan seperti biasa, bedanya hanya jumlah sekolah yang bersedia dan jumlah penerima manfaat saja.

Aji mengaku belum tahu berapa banyak sekolah yang bersedia menerima MBG di momen Nataru dan musim liburan sekolah.

‘’Kami belum punya data realnya,’’ kata Aji.

Ia mengimbau agar seluruh SPPG tetap melaksanakan Program MBG berdasarkan juknis yang telah disusun, khususnya Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG selama Libur Sekolah.

Untuk diketahui, di Provinsi Kalimantan Utara, terdapat sekitar 66.500 sasaran, dari 340 sekolah dan 37 Posyandu.

BGN Kaltara juga mencatat, ada sekitar 42 SPPG, dengan rincian, sebanyak 29 SPPG sudah beroperasi, sementara 13 SPPG masih dalam tahap persiapan operasional.

‘’Di Kaltara, jumlah sasaran MBG baru 33 persen dari target,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara