Menu

Mode Gelap
Tim Damkar Nunukan Evakuasi Seekor Sapi yang Terperosok Masuk Septik Tank DPRD Nunukan Pertanyakan Pencoretan Anggaran Sister School : Nunukan Butuh Perbaikan SDM Ramai di Medos Ketua DPRD Nunukan Dikepung dan Dimarahi Pedagang Pasar Tradisional Jamaker, Ini yang Terjadi Kebakaran Toko Sembako di Nunukan Sebabkan Ledakan di Tiang Travo Listrik, PLN Padamkan Saluran Listrik Alun Alun Nobar Piala Dunia Harus Tempuh Jarak 5 Km, Puluhan KK di Pulau Sebatik Minta PLN Segera Salurkan Listrik, Berani Bayar Dua Kali Lipat Anak Bangun Minta Ditemani Kencing, Rumah Penjual Lontong di Nunukan Terhindar dari Kebakaran

Kaltara

Cerita Para Pekerja di Nunukan Memilih Pulang Kampung Lewat Malaysia, Jauh Lebih Murah dan Lebih Cepat

badge-check


					Suasana di terminal 1 Kuala Lumpur International Air port, Perbesar

Suasana di terminal 1 Kuala Lumpur International Air port,

NUNUKAN, infoSTI – Para pekerja di Nunukan, Kalimantan Utara, banyak yang memilih mudik lewat Malaysia, khususnya di momen liburan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Untuk menuju Malaysia, dari Kabupaten Nunukan yang merupakan perbatasan RI, hanya dibutuhkan waktu sekitar 1 jam, dengan harga tiket Rp 350.000, menggunakan kapal regular, di Pelabuhan Internasional Tunon Taka.

‘’Saya lebih milih lewat Malaysia dari pada lewat Tarakan. Jauh sekali perbandingan biayanya. Dan jauh lebih cepat juga,’’ ujar Adi Sitanggang, salah satu karyawan RRI Nunukan asal Medan, saat dihubungi, Rabu (26/3/2025).

Adi memberi contoh pembanding. Jika mudik lewat Kota Tarakan, kita akan naik kapal dengan biaya Rp 280.000, lalu menuju bandara naik Grab atau Angkot.

Dari Tarakan ke Medan, pesawat akan transit di Jakarta, baru melanjutkan perjalanan ke Medan.

Pada hari biasa, di luar momen liburan, tiket pesawat Tarakan – Jakarta, sekitar Rp 2 jutaan, dan Jakarta – Medan, paling murah Rp 1,5 juta.

Sementara jika lewat Malaysia, dari Nunukan, kita membeli tiket seharga Rp 350.000 sampai Tawau.

Tiket pesawat tersedia dalam bentuk paket, sehingga calon penumpang tidak perlu memikirkan lagi penerbangan dari Tawau – Kuala Lumpur.

‘’Tiket pesawatnya saya pesan online, dan harganya Rp 1,3 juta. Itu untuk jurusan Kuala Lumpur – Medan. Jauh sekali bedanya kita terbang dengan penerbangan domestik,’’ katanya lagi.

Pekerja lain, asal Jawa Tengah, Zainal Arifin, juga mengamini murahnya mudik dari Malaysia.

‘’Penjualan tiket lebaran biasa ada promo sepaket. Kita tidak perlu beli tiket ngecer. Contohnya beli tiket dari Tawau ke KL, terus beli lagi KL – Jakarta. Kita beli promo paketan, ikuti arahan petugas bandara, selesai urusan,’’ kata dia.

Zainal mengaku sudah sering mudik lewat Malaysia.

Pengalamannya, ia bagikan ke teman teman di Nunukan, dan diikuti oleh banyak pekerja lain.

‘’Gak ribet dan murah yang jelas. Kalau mau santai, bisa menginap dulu di KL, jalan jalan keliling kota. Murah sekali disana biaya wisata. Jadi terasa sekali kalau liburan,’’ tuturnya.

Mudik lewat Kuala Lumpur, juga lebih efisien, bukan hanya dari sisi anggaran, tapi juga waktu.

Penerbangan Tawau – Kuala Lumpur, ditempuh sekitar 2 jam. Demikian juga penerbangan Kuala Lumpur – Jakarta.

‘’Recommended banget buat yang budgetnya pas pasan. Kalau dalam negeri harga tiket naik di momen liburan. Kalau penerbangan internasional, jauh lebih murah,’’ kata Zainal.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara