NUNUKAN, infoSTI – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Nunukan, Kalimantan Utara, menjamin pelayanan andal bagi pelanggan, untuk memastikan kelancaran Ummat Muslim dalam menghadapi Ramadhan 1446 H.
“Kita lakukan peningkatan keandalan, memastikan stabilitas mesin dengan menyiapkan mesin cadangan untuk membackup/antisipasi gangguan listrik PLN,” ujar Manager PLN ULP Nunukan, Rendra, Senin (3/2/2025).
Rendra menjabarkan, PLN memiliki daya listrik sebesar 20 MW untuk melayani, Kecamatan Nunukan, Pulau Sebatik, dan Sebakis.
Sementara beban puncak hanya sekitar 16 MW. Sehingga PLN masih memiliki cadangan daya 4 MW.
“Surplus daya tersebut, diperoleh dari perawatan sejumlah mesin yang over hould. Jadi kita bisa katakan tidak ada pemadaman di Bulan Ramadhan ini,” jelasnya.
Kendati demikian, pemadaman oleh faktor alam, tentu tak bisa dihindari.
Salah satu keluhan PLN ULP Nunukan, adalah jaringan backbone di areal jalan utama di sekitar Sedadap , Nunukan Selatan, jalur menuju Kantor Pemda Nunukan.
“Banyak pohon yang merupakan pohon dilindungi DLH. Kita tidak diizinkan lakukan penebangan, sementara potensi gangguan paling rawan disitu. Kami akan menghadap Bupati Nunukan, untuk masalah ini,” imbuh Rendra.
Biasanya, pemadaman diluar maintenance atau human eror, terjadi akibat pohon roboh saat angin kencang, kejatuhan ranting, dan gangguan akibat binatang, seperti monyet dan lainnya.
Rendra juga menjelaskan, PLN memiliki pelanggan sebanyak 52.722 konsumen, dengan asumsi akumulasi kebutuhan daya listrik sebesar 24, 3 MW.
Namun, PLN Nunukan juga memiliki sejumlah mesin yang disiagakan di sejumlah daerah di pelosok, diantaranya, Seimanggaris, Sebuku, Sembakung dan Krayan.
“20 MW itu untuk Nunukan, Sebatik dan Sebakis. Ada jaringan terpisah di daerah lain termasuk Krayan, jadi kami pastikan tidak ada defisit daya,” tegasnya.










