Menu

Mode Gelap
Monitoring LKPJ 2025, DPRD Nunukan Temukan Bangunan Mushola Dibangun Asal Jadi Ganti Rugi Embung Lapri Tak Kunjung Terbayar, 40 KK Minta SK Penetapan Lahan Dicabut, Bakal Tuntut Pemda Rp 271 Miliar Rencana Pemindahan PKL di Alun Alun Nunukan Ricuh, Para Pedagang Minta Diselesaikan di DPRD Mutasi Berujung Gugatan PTUN, Pemkab Nunukan Bantah Lakukan Demosi Ketimpangan Pembangunan Infrastruktur Sebatik Disorot, Ramsah Desak Jalan Poros Tengah Masuk Prioritas Anggaran Tahun 2026 Apel gelar Pasukan Operasi Pemberantasan Penyelundupan, KPPBC Nunukan Perkuat Sinergytas Bersama APH Perbatasan RI – Malaysia

Advertorial

Peringati Hari Santri, Pemprov Kaltara Tekankan Pentingnya Keluarga Sebagai Pusat Pendidikan Utama

badge-check


					Kepala Biro KESRA Kaltara, H.Rosyit menyerahkan piagam kepada santri saat HUT Hari Santri di Tj Selor, Perbesar

Kepala Biro KESRA Kaltara, H.Rosyit menyerahkan piagam kepada santri saat HUT Hari Santri di Tj Selor,

TANJUNG SELOR, infoSTI – Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra),Pemprov Kaltara, H. Rosyit, menghadiri Upacara Hari Santri yang digelar di Lapangan Pesantren Al-Khairat, Tanjung Selor, Selasa (22/10/2024).

Upacara bertajuk ‘Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan’, ini, dipimpin Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, Dr. H. Taufik Rahman, S.Ag., M.Pd.

Taufik Rahman, mengajak para santri untuk percaya diri dalam menjalani kehidupan.

‘’Hari Santri bukan hanya milik santri. Melainkan milik seluruh golongan masyarakat. Peringatan tahun ini, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merajut persatuan dan kebersamaan,’’ ujarnya.

Usai mengikuti rangkaian acara, Kepala Biro Kesra, H. Rosyit, yang ditemui setelah pemeriksaan kesehatan gratis, yang juga menjadi bagian dari kegiatan, memberikan harapannya kepada generasi penerus bangsa.

“Kita berharap generasi penerus kita, selain pintar dalam pengetahuan umum, juga mendalami keagamaan sebagai bekal. Yang kita tuju bukan hanya duniawi, tapi juga condong ke arah akhirat nanti,” tuturnya.

Rosyit juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak di tengah era globalisasi dan digitalisasi.

“Walaupun mereka belajar di sekolah atau pesantren, tapi waktu mereka lebih banyak di rumah bersama keluarga. Keluarga adalah kunci utama yang bisa mencegah dampak negatif dari era globalisasi,” jelasnya.

Hari Santri Nasional, merupakan momentum untuk mengingat dan mengapresiasi peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa, sekaligus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar umat.

Rosyit menjelaskan, bahwa penyelenggaraan Hari Santri setiap tahun digilir di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Utara.

“Tahun 2023 kemarin digelar di Kota Tarakan, dan tahun ini di Kabupaten Bulungan. Saya dengar tahun depan kemungkinan akan digelar di Kabupaten Nunukan, tapi itu masih tentatif,” tambahnya.

Selain upacara dan pemeriksaan kesehatan gratis, acara ini juga dimeriahkan dengan bazar, dan berbagai kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Andi Nasuha, Kepala Dinas Kesehatan, Usman.

Forkopimda Kaltara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Bulungan, Jamal, S.H., M.A.P., Ka. Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Bulungan, H. Muh. Ramli, S.Ag.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Khairat, dan Forkopimda Kabupaten Bulungan.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial