Menu

Mode Gelap
Sebuah Rumah Warga di Pedalaman Sebuku Terbakar, Warga Dengar Ledakan Sebelum Api Berkobar Harap Harap Cemas Kopdes Merah Putih di Nunukan, Menunggu Datangnya Calon Manager Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas Dimutasi Ke Polres Tarakan, Digantikan AKBP Ruslaeni Aksi Damai Warga Dayak Nunukan di Gedung DPRD, Tagih Janji Pembentukan Pansus, Tuntut Pembebasan Tokoh Adat yang ‘Dikriminalisasi’   Diterjang Angin Puting Beliung, Enam Bangunan Warga di Areal Jalan Lingkar Rusak Parah Remaja Korban Broken Home di Nunukan, Candu Game Online, Seminggu Tak Tidur, Kamar Didobrak Satpol PP

Nunukan

Sebuah Rumah Warga di Pedalaman Sebuku Terbakar, Warga Dengar Ledakan Sebelum Api Berkobar

badge-check


					Kebarakan rumah warga Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Senin (29/6/2026) malam. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Kebarakan rumah warga Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Senin (29/6/2026) malam. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Teratai, Blok J, Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 19.50 wita.

Api berkobar dengan cepat, meluluhlantakkan rumah kayu dengan luas sekitar 6×10 meter persegi tersebut.

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran Sektor Sebuku, Salman Hasan menuturkan, rumah yang terbakar, adalah rumah milik Herman Lani (55).

‘’Pemadaman dan pendinginan kebakaran melibatkan 1 unit mobil Damkar Sebuku, 3 unit mobil pemadam Yon TP 881 Baratama Dharma, dan 2 unit mobil tangki/profil air milik masyarakat,’’ ujar Salman melalui pesan tertulis, Selasa (30/6/2026).

Kobaran api baru bisa dijinakkan sekitar satu jam setelah dikerahkan sejumlah armada mobil pemadam kebakaran dan personel gabungan.

Salman menuturkan, kebakaran juga menghanguskan sertifikat rumah dan tanah, ijazah sekolah serta sejumlah uang tunai.

Kerugian material harta benda akibat kebakaran, ditaksir mencapai dua ratus juta rupiah.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa awal kebakaran diketahui saat ia sedang mengayun sang cucu.

Saat itu, Herman merasakan hawa panas dari belakang. Saat menoleh ke belakang, api sudah menyala di dalam rumah.

‘’Sang cucu langsung disuruh keluar rumah, tapi dia sempat ke dapur memanggil neneknya dan memberi tahu ada kebakaran, selanjutnya sama-sama menyelamatkan diri, keluar dari rumah,’’tuturnya.

Salman menambahkan, tidak ada korban luka atau korban jiwa dalam peristiwa ini.

‘’Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik,’’ jelasnya.

Dugaan korsleting inipun diperkuat dengan keterangan warga sekitar yang sempat mendengar adanya ledakan sebelum muncul api yang melahap habis bangunan.

‘’Warga sekitar, Sabri (42) yang saat itu sedang memperbaiki motor di sekitar lokasi, mengaku sempat mendengar suara seperti ledakan. Tidak lama kemudian, Sabri melihat cahaya api dari dalam rumah korban bagian depan yang mengarah keluar,’’ terang Salman.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan