Menu

Mode Gelap
Diterjang Angin Puting Beliung, Enam Bangunan Warga di Areal Jalan Lingkar Rusak Parah Remaja Korban Broken Home di Nunukan, Candu Game Online, Seminggu Tak Tidur, Kamar Didobrak Satpol PP Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid, Joker dan Pacci Diamankan Polisi Viral Rekaman Suara Supir Malaysia Ejek Kondisi Jalan Perbatasan, Masyarakat Ramai Ramai Jadikan Status Medsos Tim Damkar Nunukan Evakuasi Seekor Sapi yang Terperosok Masuk Septik Tank DPRD Nunukan Pertanyakan Pencoretan Anggaran Sister School : Nunukan Butuh Perbaikan SDM

Nunukan

Diterjang Angin Puting Beliung, Enam Bangunan Warga di Areal Jalan Lingkar Rusak Parah

badge-check


					Petugas BPBD Nunukan meninjau rumah salah satu warga yang atapnya hilang akibat terjangan angin puting beliung, Kamis (25/6/2026). Dok.BPBD Nunukan. Perbesar

Petugas BPBD Nunukan meninjau rumah salah satu warga yang atapnya hilang akibat terjangan angin puting beliung, Kamis (25/6/2026). Dok.BPBD Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Angin putting beliung menerjang sejumlah bangunan di kawasan Jalan Lingkar, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (25/6/2026) siang.

Dalam sejumlah video yang direkam warga, terlihat pusaran angin menerbangkan sejumlah kursi portable serta payung tenda di Café dan Resto Nabastala.

Angin terus berputar semakin kuat, sehingga merusak sebagian atap genteng café hingga rontok dan pecah.

Pusaran angin juga merusak sejumlah bangunan warga sekitar Jalan Lingkar lainnya.

Kasi Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Hasanuddin mengatakan, peristiwa angin putting beliung yang merusak sejumlah bangunan warga tersebut terjadi sekitar pukul 11.43 wita.

‘’Tercatat ada sekitar enam bangunan warga yang terdampak amukan angin puting beliung,’’ ujar Hasanuddin melalui pesan tertulis.

Bangunan yang rusak, masing masing, Restauran Nabastala milik Winardi,. Gudang rumput laut milik Fallah. Kerusakan gudang lumayan parah. Angin puting beliung menerbangkan atap dan membuat rumput laut didalam gudang terendam air laut.

Kerusakan juga terjadi pada warung/kios milik La Fandi, rumah tinggal sekaligus tempat usaha milik Puang Amin dan Baharuddin, serta rumah tinggal milik Lambele.

‘’Kejadian tersebut berlangsung sebentar, namun dampak yang ditimbulkan tidak ringan,’’ imbuhnya.

Pasca angin puting beliung berlalu, petugas BPBD Nunukan berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan, juga para korban  sembari melakukan evakuasi dan pembersihan puing bangunan.

‘’Kita sarankan pemilik usaha menutup usahanya sejenak sampai pembersihan puing puing bangunan selesai,’’ imbuhnya.

Hasan menambahkan, salah satu korban atas nama Lambele, baru keluar dari rumah sakit saat peristiwa terjadi, sehingga perlu ada penanganan serius berupa logistik.

‘’Mohon selalu berhati hati dan tetap waspada,’’ imbaunya.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan