Menu

Mode Gelap
Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar Ratusan Pelajar SMP Nunukan Ikut Tari Jepen Masal, Seni Budaya yang Menjadi Simbol Kebersamaan dan Pelestarian Budaya Sebuah Perahu Kayu Bermuatan Beras dan Air Mineral Untuk Warga Perbatasan, Karam di Perairan Malaysia Ratusan Botol Miras Ilegal Ditinggalkan Dua Penyelundup Miras yang Kabur ke Malaysia Karena Dikejar Prajurit TNI Pura Pura Jadi Pembeli dan Minta Air Panas, Laki Laki 52 Tahun Curi Hp Anak Pemilik Warung Makan Harga Rumput Laut di Nunukan Naik Menjadi Rp 17.000 Per Kg, Kadar Kekeringan dan Limbah Botol Bekas Jadi Catatan

Advertorial

Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar

badge-check


					Karhutla di Mansapa Nunukan, Selatan, Sabtu (18/4/2026). Lebih 2 Ha lahan sejumlah warga hangus terbakar. Dok.BPBD Nunukan. Perbesar

Karhutla di Mansapa Nunukan, Selatan, Sabtu (18/4/2026). Lebih 2 Ha lahan sejumlah warga hangus terbakar. Dok.BPBD Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kebakaran hebat terjadi di lahan perkebunan warga, di Jalan Anastasia Wijaya, Panamas, Kelurahan Mansapa, Nunukan Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar 3 jam ini, menghanguskan lahan perkebunan warga seluas 2 Ha.

Kasubid Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Hasanuddin mengatakan, kebakaran tersebut, terjadi sekitar pukul 17.00 – 20.00 wita.

‘’Kejadian Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) diperkirakan sejak pukul 17.00 wita, mengakibatkan terbakarnya lahan yang diperkirakan seluas lebih dari 2 ha,’’ ujarnya melalui pesan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Lahan tersebut, diketahui milik beberapa warga Kelurahan Mansapa yang masih dalam pendataan.

Hasan menuturkan, sejumlah instansi berjibaku dalam upaya pemadaman, terdiri dari Petugas BPBD, Prajurit LANAL Nunukan, Polisi dan warga sekitar.

Hasan mengatakan, upaya pemadaman sangat tidak mudah, terlebih kondisi lahan yang terbakar merupakan perbukitan.

Angin yang berhembus cukup kencang saat kejadian, mengakibatkan jarak pandang terbatas, sehingga menjadi salah satu kendala dalam upaya pemadaman.

‘’Kita memanfaatkan sumber air cadangan dari tampungan air di galian sekitar lokasi Karhutla. Kita sedot dengan mesin pompa apung. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 wita,’’ tutur Hasan.

Sedangkan penyebab kebakaran, masih dalam proses pemeriksaan oleh Babinkamtibmas Kelurahan Mansapa.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial