Menu

Mode Gelap
Sebuah Perahu Kayu Bermuatan Beras dan Air Mineral Untuk Warga Perbatasan, Karam di Perairan Malaysia Ratusan Botol Miras Ilegal Ditinggalkan Dua Penyelundup Miras yang Kabur ke Malaysia Karena Dikejar Prajurit TNI Pura Pura Jadi Pembeli dan Minta Air Panas, Laki Laki 52 Tahun Curi Hp Anak Pemilik Warung Makan Harga Rumput Laut di Nunukan Naik Menjadi Rp 17.000 Per Kg, Kadar Kekeringan dan Limbah Botol Bekas Jadi Catatan Marak Pencurian Kabel Listrik di Nunukan, Rumah Warga Hingga Penampungan Sementara Bagi eks TKI Jadi Sasaran Berkas Dugaan Korupsi Koperasi PNS di Nunukan Tak Kunjung P19, Dua Tersangka Dikeluarkan dari Tahanan

Ekonomi

Harga Rumput Laut di Nunukan Naik Menjadi Rp 17.000 Per Kg, Kadar Kekeringan dan Limbah Botol Bekas Jadi Catatan

badge-check


					Sejumlah perahu nelayan yang dipenuhi hasil panen rumput laut di wilayah Mamolok, Nunukan Selatan. Dok.Kamaruddin. Perbesar

Sejumlah perahu nelayan yang dipenuhi hasil panen rumput laut di wilayah Mamolok, Nunukan Selatan. Dok.Kamaruddin.

NUNUKAN, infoSTI – Kenaikan sejumlah kebutuhan pokok yang terjadi di tanah air, diikuti dengan kenaikan rumput laut, yang merupakan salah satu komoditi unggulan bagi warga Nunukan, Kalimantan Utara.

Kondisi kenaikan harga yang sudah sangat dirindukan oleh para petani dan pembudidaya rumput laut inipun, mulai menunjukkan geliat ekonomi, khususnya bagi warga pesisir di perbatasan RI – Malaysia ini.

Ketua Koperasi Mamolok Sejahtera, Kamaruddin, mengatakan, kenaikan harga rumput laut, tentu diiringi juga dengan kenaikan upah para pengikat bibit dan juga penggesek tali.

‘’Alhamdulillah, saat semua harga kebutuhan naik, harga rumput laut di Nunukan juga ikut naik. Ini hal yang wajib disyukuri, karena saat ini masyarakat memiliki semangat baru menanam rumput laut,’’ ujarnya, dihubungi Kamis (16/4/2026).

Saat ini, harga rumput laut di Nunukan, berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 17.000/Kg, dari sebelumnya yang dibanderol dengan harga Rp 11.000 – Rp 12.000/Kg.

Imbasnya, upah pengikat bibit rumput laut yang tadinya Rp 9000/tali, ikut naik menjadi Rp 10.000/tali.

Sedangkan para pencuci tali/tukang gesek, yang tadinya diupah Rp 2000/tali, naik menjadi Rp 2500/tali.

Dalam sebulan, rumput laut kering yang dihasilkan di wilayah Mamolok juga mencapai 8000 sampai 10.000 ton/bulan.

‘’Masyarakat yang tadinya mulai malas ke laut menanam rumput laut, sekarang ramai lagi yang turun melaut. Kemarin kan harga segitu gitu saja, sekitar setahun tidak naik naik. Sekarang, semangat masyarakat menanam,’’ tutur Kamaruddin.

Peluang ini, kata Kamaruddin lagi, perlu ditingkatkan dengan perbaikan kualitas rumput laut sebelum dikemas dan dijual ke pembeli.

Biasanya, kadar air rumput laut Nunukan masih berada di ukuran kekeringan lebih 40 persen dari standar kekeringan 35 persen. Kadar kekeringan rendah ini, mempengaruhi harga jual.

Namun saat ini, cuaca panas ekstreme yang terjadi sejak awal April 2026, lanjut Kamaruddin, justru bisa membantu menaikkan grade kekeringan rumput laut.

‘’Cuaca panas yang melanda Nunukan memang menjadi keluhan semua masyarakat. Tapi ada juga hikmahnya. Rumput laut cepat kering dan bisa lebih kering ketimbang biasanya,’’ katanya lagi.

Kamaruddin juga memberi catatan lain yang harus menjadi perhatian bersama, yaitu terkait limbah botol rumput laut yang memenuhi lautan.

Botol botol air mineral bekas, menjadi sampah yang merepotkan. Ketika air pasang, limbah tersebut terbawa arus ke tengah laut, namun begitu air surut, limbah botol yang sangat banyak tertinggal di pesisir pantai, tersangkut di bawah pemukiman nelayan dan menciptakan pemandangan kumuh.

Ia kembali menegaskan, ketika masyarakat menginginkan kualitas rumput laut yang baik supaya hasil panen memuaskan dan harga jual tinggi, sudah selayaknya memperhatikan kebersihan lautan.

‘’Banyak botol botol pelampung rumput laut bekas dibuang di laut. Tentu itu juga menjadi warning bagi semua. Menjaga kualitas tak hanya masalah kadar kekeringan, tapi juga kebersihan perairan tempat rumput laut tumbuh,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Ekonomi