NUNUKAN, infoSTI – Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, dalam Rapat Paripurna DPRD Nunukan, Jumat (27/3/2026).
Irwan membacakan sejumlah indicator capaian periode pemerintahannya yang berusia setahun.
Indikator dimaksud, mencakup Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menurut data BPS, naik di angka 69,87 persen dari target 69,9 persen.
‘’Jika dibandingkan Tahun 2024, IPM Kabupaten Nunukan pada Tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 0,6 persen,’’ ujarnya.
Kenaikan ini dibarengi pertumbuhan ekonomi dengan realisasi 4,82 persen dari target 5,5 persen, atau sekitar 87,63 persen.
Irwan mengatakan, capaian tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Nunukan tetap tumbuh positif, namun belum mencapai akselerasi target perencanaan.
‘’Secara statistic, kondisi ini mengindikasikan bahwa dorongan pertumbuhan dari sisi produksi maupun sisi permintaan, belum cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang diharapkan,’’ kata dia.
Selanjutnya, Pemda Nunukan berhasil menurunkan prosentase penduduk miskin dari 5,38 persen menjadi 5,27 persen, yang bisa dikatakan bahwa program pengentasan kemiskinan berjalan dengan baik.
‘’Indeks Reformasi Birokrasi (IRB), Pemkab Nunukan berhasil mencapai indeks BB. Yang berarti predikat sangat baik, dengan capaian kinerja di angka 100 persen,’’ kata Irwan Sabri.
Untuk diketahui, Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) adalah alat ukur keberhasilan perbaikan tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik di instansi pemerintah.
Nilai IRB mencerminkan tingkat efektivitas, efisiensi, dan kebersihan dari KKN.











