Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Kaltara

Debit Sungai Sembakung Terus Naik, BPBD Nunukan Tetapkan Status Siaga 1

badge-check


					Banjir rutin tahunan kembali menggenangi pedalaman Nunukan, BPBD keluarkan status siaga 1. Dok.BPBD Nunukan. Perbesar

Banjir rutin tahunan kembali menggenangi pedalaman Nunukan, BPBD keluarkan status siaga 1. Dok.BPBD Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Kalimantan Utara, mengeluarkan status siaga 1 atas potensi banjir bandang di pedalaman, Sembakung, Lumbis dan sekitarnya.

Hal ini merespon debit sungai Sembakung – Lumbis yang terus mengalami kenaikan.

Untuk diketahui, banjir di wilayah perbatasan Malaysia ini, berasal dari aliran Sungai Talangkai (Sepulut, Sabah) yang mengalir ke Sungai Pampangon, lalu berlanjut ke Sungai Lagongon, dan Sungai Pagalungan.

Aliran sungai tersebut masuk Indonesia, melalui Sungai Labang, Sungai Pensiangan, dan Sungai Sembakung, wilayah perbatasan RI – Malaysia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dan menjadi banjir rutin tahunan.

‘’Sudah dua hari ini, debit air Sungai Sembakung terus naik. Info terakhir ada di ketinggian 10 meter menurut tiang ukur kami, dan berpotensi naik,’’ ujar Kasubid Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanudin, ditemui Rabu (25/2/2026).

Hasan mengatakan, banjir kali ini, lebih besar dari banjir yang terjadi di awal 2026.

Jika sebelumnya banjir merendam dua kecamatan, saat ini banjir telah merendam empat kecamatan, masing masing, Kecamatan Lumbis, Kecamatan Lumbis Pensiangan, Lumbis Hulu, dan Sembakung.

‘’Perhatian untuk seluruh warga di bantaran Sungai Sembakung – Lumbis, sehubungan dengan naiknya debit air yang sudah merendam wilayah Lumbis Hulu, kami mengimbau seluruh warga di wilayah hilir dan sekitarnya untuk siaga 1,’’ tegas Hasan.

Saat ini, banjir sudah mulai berdampak pada kerusakan fasilitas umum. Diantaranya di Kecamatan Lumbis Hulu yang sudah merendam pemukiman warga dan merobohkan tiang listrik PLN.

Air juga mulai menggenangi pemukiman di Desa Mansalong, Lumbis, dengan arus cukup deras.

Hasan menegaskan, meski untuk beberapa wilayah banjir sifatnya hanya lewat, namun dengan arus yang deras, potensi kerusakan berat sangat mungkin terjadi.

‘’Dan dampak terparah selalu di wilayah Sembakung. Wilayah tersebut seakan sebuah ceruk yang menampung air, sehingga sekali banjir, air tertampung dan lama surutnya,’’ kata Hasan lagi.

Petugas BPBD sudah menyiapkan Posko sekaligus tenda tenda darurat di sejumlah wilayah pedalaman Nunukan yang menjadi langganan banjir.

BPBD juga meminta masyarakat segera melakukan sejumlah langkah antisipasi, antara lain.

  1. Mengamankan barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi
  2. Mewaspadai aliran listrik. Hendaknya masyarakat segera matikan listrik jika air mulai masuk pemukiman
  3. Pantau terus pergerakan air, terutama bagi warga yang memiliki Lansia dan anak kecil.

‘’Mari kita saling menjaga, dan segera melapor jika memerlukan bantuan evakuasi. Silahkan hubungi Call Center 08115379995. Tetap tenang dan selalu waspada,’’ pesan Hasan.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara