NUNUKAN, infoSTI – Seorang nelayan di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, dilaporkan hilang, Kamis (29/1/2026).
Nelayan tersebut, sebelumnya mengambil hasil tangkapan ikan dari perangkap ikan kelong miliknya, di pesisir pantai, RT 05, Desa Bambangan, Sebatik Barat.
Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan mengungkapkan, nelayan yang dilaporkan hilang, bernama Rahmatsyah (29) warga Jalan Bambangan RT 01, Desa Bambangan, Sebatik Barat.
Selain sebagai nelayan, korban juga terdaftar sebagai karyawan PT Sampoerna yang berkantor di Jalan Bambangan RT 03, Sebatik Barat.
‘’Laporan yang kami terima, Rahmatsyah pergi menuju lokasi kelong di pesisir pantai RT 05, Desa Bambangan, pada Rabu 18 Januari 2026 malam. Dia mengendarai sepeda motor,’’ ujar Sunarwan, melalui pesan tertulis.
Karena tujuannya melihat kelong, Sunarwan menduga kuat, tujuan Rahmatsyah, adalah mengambil ikan yang terperangkap dalam kelong buatannya.
Selain itu, kemungkinan Rahmatsyah melakukan aktifitas lain layaknya nelayan ikan, seperti memeriksa kondisi kelong atau melakukan perawatan kelongnya.
Hilangnya Rahmatsyah, diketahui Pamannya, Aswan, yang menyusul ke lokasi pemasangan kelong, Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 07.00 Wita.
‘’Di lokasi kelong, Aswan hanya menemukan hasil ikan yang telah diambil korban tergeletak begitu saja, serta sebuah senter yang digunakan korban,’’ lanjutnya.
Aswan yang tak menjumpai keponakannya, akhirnya melaporkannya ke Polsek Sebatik Barat untuk sama sama melakukan pencarian.
Hilangnya Rahmatsyah, memicu kehebohan warga sekitar. Upaya pencarian bahkan melibatkan personel Satgas Pamtas RI – Malaysia, Satgas Marinir Bambangan, Polisi dan warga masyarakat sekitar.
Namun, sampai berita ini dirilis. tak ada tanda keberadaan korban yang berhasil ditemukan para Tim Pencari.
‘’Pencarian masih terus dilakukan. Semoga korban segera ditemukan,’’ kata Sunarwan.











