Menu

Mode Gelap
Atlet Fitness Nunukan Tampil Dalam Pelantikan PERBAFI, Pemanasan Jelang Porprov Kaltara 2026 di Malinau Penggerebekan Diduga Bocor, Polisi Bakar Arena Sabung Ayam Tanjung Cantik RDP Menyoal Asrama dan Beasiswa Tanpa Hasil, DPRD Kecewa Mahasiswa Tinggalkan Ruang Rapat Tanpa Mau Dengar Penjelasan Jumlah Anak Tak Sekolah di Nunukan Mencapai Lebih 5000 Anak, DPRD Desak Pemda Perbanyak Sekolah Paket Anak Pedalaman Lumbis Berangkat Sekolah Dengan Bertaruh Nyawa, DPRD Usulkan Pengadaan Long Boat Layak Banyak Guru Mengajar Tak Sesuai SK Penempatan, DPRD Nunukan Sentil Dinas Pendidikan

Hukrim

Berkali Kali Dicabuli Ayah Tiri, Gadis 12 Tahun di Nunukan Melapor Ke Ibunya Melalui Pesan Whatsaap

badge-check


					Mako Polres Nunukan, Kaltara. Perbesar

Mako Polres Nunukan, Kaltara.

NUNUKAN, infoSTI – Gadis 12 tahun di wilayah pedalaman Nunukan, Kalimantan Utara, menjadi korban pencabulan ayah tirinya, J (35).

Perlakuan ayah sambungnya, meninggalkan kesan buruk bagi korban.

Ia yang merasa takut, akhirnya melaporkan perlakuan ayah tirinya kepada ibunya.

‘’Kasus dugaan pencabulan tersebut, diketahui ibu korban setelah membaca pesan whatsaap dari anaknya,’’ ujar Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, melalui pesan tertulis, Minggu (11/1/2026).

Awalnya, ibunya bingung mengartikan maksud dari pesan putrinya yang terkirim pada 24 Desember 2025 lalu.

Dalam pesan tersebut, putrinya mengirim kalimat dengan bahasa yang kurang dimengerti yang intinya meminta ibunya tak menceritakan hal tersebut kepada ayah kandungnya, atau kepada orang lain.

‘’Pesan korban, dia di ‘anu anu’ dan ibunya mencoba menelfon untuk bertanya lebih jauh. Dianu apa oleh siapa. Tapi meski berkali kali ia telfon, Hp putrinya tidak lagi aktif,’’ tutur Sunarwan.

Ibunya terus mencoba menelfon putrinya, dan baru tersambung pada 26 Desember 2025.

‘’Saat itulah putrinya menceritakan jelas, bahwa ia pernah disetubuhi oleh J yang merupakan ayah tirinya,’’ jelas Sunarwan.

Tak terima dengan peristiwa yang menimpa putrinya, ibu korban langsung melaporkan suaminya ke polisi.

Dari laporan ibu korban, putrinya telah disetubuhi pelaku sejak 2022 dan terakhir akhir Desember 2025.

J diamankan polisi, dengan jeratan pasal persetubuhan terhadap anak sebagaimana di maksud pada pasal 81 jo pasal 82 UU RI No 23 tahun 2002, Tentang perlindungan anak sebagaimana telah dirubah beberapa kali terakhir UU No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu nomor 1 tahun 2016, dan atau pasal 64 KUH Pidana.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim