Menu

Mode Gelap
Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H Hendak Kirim Paket Hemat Narkoba ke Nunukan, Pria Ini Digerebek Polisi di Dermaga Speed Boat Sebatik Pengawasan Internal, Para Perwira Polres Nunukan Lakukan Tes Urine

Advertorial

PLTS Atap Dipasang di Sejumlah Desa Pelosok Kaltara Sebagai Percepatan Listrik dan Transisi Energi Ramah Lingkungan

badge-check


					Ilustrasi : PLTS yang dipasang di atap rumah warga, menjadi salah satu bukti komitmen Dinas ESDM Kaltara mempercepat jangkauan listrik untuk wilayah pedalaman. Dok.ESDM Kaltara. Perbesar

Ilustrasi : PLTS yang dipasang di atap rumah warga, menjadi salah satu bukti komitmen Dinas ESDM Kaltara mempercepat jangkauan listrik untuk wilayah pedalaman. Dok.ESDM Kaltara.

BULUNGAN, infoSTI – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Utara, memiliki beberapa program perencanaan yang masuk dalam rencana umum energi daerah (RUED), untuk percepatan transisi energi di wilayah Provinsi Kaltara.

Kadis ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan mengatakan, pihaknya saat ini banyak melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian ESDM.

Pemprov Kaltara, berkomitmen mewujudkan transisi energi nasional dengan menyesuaikan arah pembangunan provinsi Kalimantan Utara kedepan.

“Kita lebih kedepankan bagaimana menggunakan pembangkit energi yang ramah lingkungan di Kalimantan Utara seperti di daerah perbatasan dan pedalaman,” ujar Yosua, Kamis (18/12/2025).

Ia menambahkan, saat ini, di sejumlah wilayah perbatasan dan pedalaman yang memiliki akses sulit dan infrastruktur jalan kurang memadai, sebagian besar telah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Bahkan di gedung gedung publik area pelosok, perkantoran, hingga rumah sakit, juga mulai dibangun PLTS, untuk memastikan jangkauan listrik di wilayah tersebut.

‘’Kementerian ESDM mengalokasikan bantuan PLTS Atap untuk menunjang penyediaan listrik di bangunan bangunan pemerintahan di pelosok. Dengan program ini Pemprov Kaltara kedepan lebih menggunakan energi ramah lingkungan,’’ kata dia.

Yosua berharap, seluruh instansi terkait dan masyarakat Kaltara umumnya, dapat mendukung program transisi energi dengan menggunakan energi yang lebih ramah lingkungan.

‘’Dukungan dari masyarakat sangat penting, karena pembangunan tidak hanya bisa dilakukan pemerintah sendiri namun perlu keterlibatan semua pihak untuk bersama – sama membangun Kaltara tercinta,’’ tutup Yosua.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial