Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Kaltara

Jalan di Samping Parit, Seorang Buruh Pelabuhan Diserang Buaya

badge-check


					Evakuasi buaya yang menyerang warga oleh Damkar. Rabu (5/11/2025). Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Evakuasi buaya yang menyerang warga oleh Damkar. Rabu (5/11/2025). Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Seorang buruh pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, Syamsuddin (64), warga Jalan Tien Soeharto, Nunukan Timur, menjadi korban serangan buaya, Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 18.15 wita.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan, Iptu Andre Azmi Azhari menuturkan, peristiwa tersebut, terjadi ketika korban berjalan di sekitar parit yang berada di Jalan Lingkar, RT 17, Nunukan Timur, sekitar pukul 18.15 wita.

“Korban saat itu mau ke rumah tetangganya lewat belakang rumah. Ada parit disitu dan tiba tiba muncul seekor buaya yang langsung menggigit paha kanan korban,” ujarnya, dihubungi Kamis (6/11/2025).

Dalam kondisi paha dalam rahang buaya, korban terjatuh dan ditarik masuk ke dalam parit.

Korban terus meronta dan berusaha melakukan perlawanan sekuat tenaga.

“Akhirnya korban berhasil memukul mata buaya. Gigitan terlepas dan buaya pergi meninggalkan korban,” imbuhnya.

Akibat serangan buaya, kaki sebelah kanan korban mulai dari lutut sampai dengan betis, robek.

Korban dibawa ke Puskesmas oleh anaknya, dan mendapat 10 jahitan.

Andre menjelaskan, parit yang ada di belakang rumah korban ternyata langsung terhubung ke laut.

Sehingga ketika air laut pasang, volume air di parit ikut naik atau meningkat. Hal tersebut membuat sejumlah buaya sering muncul di parit.

“Tetap waspada dan awas dengan lingkungan sekitar. Terutama bagi warga di wilayah pesisir,” imbau Andre.

Buaya ditangkap Damkar

Pasca peristiwa tersebut, masyarakat Jalan Lingkar menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran, mengeluhkan keberadaan buaya di dalam parit.

Sekretaris Damkar Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengatakan, buaya yang sempat menggigit warga, berhasil ditangkap sekitar pukul 22.15 wita.

“Buaya sepanjang dua meter yang sempat menggigit warga, kita tangkap saat berada di kolong rumah warga Jalan Lingkar,” kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara