Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Kaltara

Hindari Motor, Sebuah Mobil Pikap Terjun ke Anak Sungai, Satu Orang Meninggal Dunia

badge-check


					Sebuah pikap terjun ke sungai di Desa Salang, Tulin Onsoi. Satu orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Dok.Polres Nunukan. Perbesar

Sebuah pikap terjun ke sungai di Desa Salang, Tulin Onsoi. Satu orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Dok.Polres Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kecelakaan lalu lintas, terjadi di Jalan Trans Kalimantan, di jalan menurun yang ada di batas Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit, PT TMSJ 2 dan Desa Salang, Kecamatan Tulin Onsoi, Nunukan, Kalimantan Utara.

Sebuah mobil Pikap Grandmax warna hitam, terjatuh ke anak sungai, yang mengakibatkan salah satu penumpangnya tewas dan lainnya luka luka.

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan mengatakan, kejadian tersebut, berada di areal pedalaman Nunukan, di areal jalan perkebunan.

‘’Penyebabnya OC (out of control), pengemudi menghindari motor yang keluar dari salah satu gang, namun akhirnya mobil terjatuh ke anak sungai,’’ ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Sunarwan menuturkan, peristiwa maut tersebut, terjadi Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 17.45 wita.

Mobil Pikap Grandmax hitam dengan muatan kursi, dikendarai Afrianus melaju dari Desa Naputi, menuju Basecamp Rayon A PT KHL 4, dengan membawa 4 orang temannya.

1 orang duduk di kursi depan dan 3 orang duduk di bak mobil belakang.

Saat berada di jalur menurun di Perbatasan PT. TMSJ 2, ada sepeda motor keluar dari simpang kebun, mengarah ke Desa Salang, mengambil jalur yang dilalui Pikap.

‘’Afrianus mencoba menghindari motor tersebut, sehingga mobil tidak dapat dikendalikan lalu terjun ke anak sungai,’’ jelasnya.

Ada 5 orang dalam mobil Pikap tersebut, dan semua beralamat di Rayon A PT. KHL 4, Desa Sekikilan, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan. Masing masing,

  1. Afrianus (34) yang merupakan supir. Ia mengalami luka robek di kepala bagian belakang dan luka memar di pinggang.
  2. Rofinus Rafi (32), mengalami luka bengkak tangan kanan, telinga sebelah kiri luka gores dan pipi sebelah kanan memar.
  3. Fransiskus Prengki (21), mengalami luka gores pinggang dan lutut sebelah kiri.
  4. Fidelis Afrianus Nur (17), mengalami luka robek di kepala dan mendapat 17 jahitan.

‘’Sementara satu penumpang atas nama Aloisius Alo (29), meninggal dunia,’’ kata Sunarwan.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara