Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Kaltara

Peringati HUT 80 TNI AL, LANAL Nunukan Berikan Bantuan dan Tali Asih Bagi Warakawuri dan Yatim Piatu

badge-check


					Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik memberikan santunan kepada Warakawuri pada peringatan HUT 80 TNI AL, Senin (8/9/2025). Dok.Penerangan LANAL Nunukan. Perbesar

Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik memberikan santunan kepada Warakawuri pada peringatan HUT 80 TNI AL, Senin (8/9/2025). Dok.Penerangan LANAL Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Pangkalan TNI AL (LANAL) Nunukan, Kalimantan Utara membagikan santunan kepada Warakawuri dan anak yatim piatu, dalam rangkaian HUT 80 TNI AL, Senin (8/9/2025).

Komandan LANAL Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik mengatakan, pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian sosial.

Santunan yang diberikan bukan hanya berupa bantuan materi, namun juga sebagai simbol penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pendahulu TNI AL yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kejayaan laut Nusantara.

‘’Warakawuri sebagai keluarga pahlawan bangsa senantiasa menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah TNI AL. Sementara anak yatim, merupakan generasi penerus bangsa yang harus selalu mendapat perhatian dan dukungan,’’ ujarnya.

Primayantha menegaskan, jalinan komunikasi dengan Warakawuri harus tetap berlanjut,

ikatan emosional dan semangat kebersamaan juga kesadaran sosial seperti ini, harus dibudayakan agar para keluarga prajurit memiliki jiwa sosial dan kemanusiaan yang tinggi.

“Kiranya kepedulian sosial seperti ini dapat menjadi contoh dan ajakan bagi saudara-saudara kita yang lain, untuk turut memikirkan dan memiliki rasa kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Pemberian tali asih ini tambahnya, hendaknya jangan hanya dilihat dari nilai dan harga barang tersebut.

Tetapi lihatlah sebagai salah satu bentuk perhatian dinas sebagai warga dan prajurit TNI Angkatan Laut, dengan harapan dapat meringankan dan bermanfaat bagi para warakawuri yang mendapatkannya.

‘’Momentum HUT TNI AL ke-80 ini menjadi pengingat bahwa TNI AL akan terus berkomitmen untuk mengabdi dengan tulus, menjaga persatuan, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia,’’ tegasnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara