Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Kaltara

Lantai Dua Gedung RRI Nunukan Terbakar, Berhasil Dipadamkan Mobil Tanki Proyek

badge-check


					Lantai 2 Gedung LPP RRI Nunukan terbakar, Sabtu (6/9/2025). Api berasal dari korsleting kabel AC. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Lantai 2 Gedung LPP RRI Nunukan terbakar, Sabtu (6/9/2025). Api berasal dari korsleting kabel AC. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Kebakaran melanda Gedung Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Nunukan, Kalimantan Utara, di Jalan Antasari Baru, RT 010, Selisun, Nunukan Selatan, Sabtu (6/9/2025).

Peristiwa kebakaran tersebut, diabadikan sejumlah warga dengan beredarnya video yang menampilkan visual sejumlah pekerja proyek di samping gedung RRI yang berjibaku memadamkan api.

Terlihat alat berat excavator ikut mencoba memadamkan nyala api di lantai dua gedung dimaksud.

“Kebakaran disebabkan oleh korsleting AC indoor yang berada di dalam ruangan tersebut,” ujar Kasi Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Nunukan, Aristra Pratama Sanmigo, saat dihubungi.

Pemadam kebakaran, menerima informasi sekitar pukul 10.50 Wita, dan langsung menurunkan armada mobil pemadam kebakaran.

Sampai di lokasi, terlihat para pekerja proyek yang membantu memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (apar) dan mobil tangki air milik warga.

“Areal yang terbakar ruang aula dan plafon. Tidak ada korban dalam peristiwa ini,” kata dia.

“Kami datang, api sudah dipadamkan dengan mobil tangki proyek yang ada. Kami cuma memastikan api tidak timbul lagi,” imbuh Aris.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara