Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Kaltara

Lompat Dari Buritan Kapal di Pelabuhan Tunon Taka, Seorang ODGJ Ditemukan Tewas

badge-check


					Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Samir, ODGJ yang lompat ke laut pada Sabtu (30/8/2025) Dok.SAR Tarakan. Perbesar

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Samir, ODGJ yang lompat ke laut pada Sabtu (30/8/2025) Dok.SAR Tarakan.

NUNUKAN, infoSTI – Tim SAR akhirnya menemukan Samir, ODGJ yang melompat ke laut, dari buritan kapal penumpang yang bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, pada Sabtu (30/8/2025).

“Telah di temukan mayat seorang laki-laki yang loncat di Dermaga Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP), Iptu Andre Azmi Azhari, melalui pesan tertulis, Minggu (31/8/2025).

Andre mengatakan, korban Samir, ditemukan sekitar pukul 22.00 wita, di perairan sekitar pelabuhan.

Kondisi mayat sudah membengkak dan evakuasi dilakukan dengan sangat hati hati.

“Personel kami melakukan srerilisasi, kemudian menghubungi unit identifikasi dan Puskesmas Nunukan,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang lelaki diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), masuk ke Dermaga Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (30/8/2025).

Laki mengenakan baju biru dan celana pendek hitam tersebut, masuk ke kapal penumpang, KM Pantokrator, lalu melompat dari buritan kapal yang melayani pelayaran rute Nunukan – Sulawesi Selatan ini.

“Kejadiannya sekitar jam 11.50 wita. Korban diduga ODGJ. Menurut agen KM Pantokrator, korban lompat dari atas kapal, sempat dilihat ABK dan coba diselamatkan tapi sudah keburu tenggelam,” ujar Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik.

Di sisi lain, seorang ABK KM Purnama juga sempat mencoba menyelamatkan korban yang terlihat megap megap dan timbul tenggelam pasca melompat ke laut.

Namun upaya tersebut sia sia, karena korban yang biasa dipanggil dengan nama Samir (45), malah menolak life buoy yang sempat diberikan si penolong.
“Korbanpun tenggelam, dan dilaporkan hilang,” imbuh Danlanal.

Dari keterangan para ABK di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, saat ODGJ tersebut masuk KM Pantokrator, ABK dan buruh pelabuhan sempat mengamankannya di Ramdoor kapal.

Mereka juga memintanya agar keluar keluar kapal dan segera naik ke dermaga. Namun tiba tiba, korban lari dan melompat ke laut.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara