Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Pemda Nunukan Ikuti Launching 80.000 Koperasi Merah Putih Oleh  Presiden Prabowo Subianto

badge-check


					Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, bersama Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik dan Dandim 0911/NNK, Letkol Inf Tony Prasetyo saat menghadiri zoom meeting peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI. Dok.Prokopim. Perbesar

Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, bersama Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik dan Dandim 0911/NNK, Letkol Inf Tony Prasetyo saat menghadiri zoom meeting peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI. Dok.Prokopim.

NUNUKAN, infoSTI – Presiden RI Prabowo Subianto, melaunching 80.000 Koperasi Merah Putih pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke 78 Tahun 2025, Senin (21/7/2025).

Presiden Prabowo dalam sambutannya mengatakan, saat ini pemerintah sedang memulai suatu usaha besar.

Koperasi bisa membantu masyarakat dari kelemahan menjadi kekuatan yang besar.

“Inilah yang disebut konsep gotong royong. Saya berharap kepada setiap kementerian yang terkait dengan program ini dapat mencapai target untuk dicapai,’’ harapnya.

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, melaporkan, saat ini ada sekitar 80.081 unit Koperasi Merah Putih yang terbentuk dengan kekuatan hukum yang sah.

‘’Peluncuran kelembagaan Koperasi Merah Putih ini menjadi tonggak awal dalam gerakan baru koperasi Indonesia yang modern efektif dan berbasis digital,’’ katanya.

Sebagai langkah awal, baru 108 koperasi yang sudah beroperasi. Target selanjutnya adalah memastikan selama 3 bulan ke depan seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, telah beroperasi di desa dan kelurahan masing-masing.

Ia mengeklaim percaya dalam tiga hingga empat tahun ke depan,  akan tumbuh sentra-sentra ekonomi baru.

Di desa akan muncul-muncul unit-unit usaha produktif, potensi warga desa akan berkembang.

‘’Koperasi hari ini akan menentukan masa depan. Satu juta pengelola siap mendampingi rakyat. Desa bangun koperasi, Indonesia jaya,’’ kata Zulkifli.

Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, terlihat mengikuti launching tersebut melalui zoom meeting, bersama Forkopimda Nunukan dan OPD terkait.

‘’Di Kabupaten Nunukan, ada 171 Koperasi Merah Putih yang tersebar di hampir semua kecamatan,’’ ujar Hermanus.

Ia menjelaskan, ada beberapa kendala dalam merealisasikan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Nunukan.

  1. Letak Geografis dan letak wilayah yang begitu kompleks
  2. Keterbatasan Jaringan internet dan komunikasi
  3. Masalah waktu
  4. Metode untuk mensosialisasikan prorgam tersebut

‘’Namun demikian pemerintah kabupaten Nunukan terus berupaya untuk program ini bisa betul-betul tepat sasaran dan memberi dampak dan manfaat maksimal untuk kesejahteraan seluruh masyarakat,’’ katanya.

Untuk diketahui, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program yang  diluncurkan oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI, melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

Pemerintah RI menargetkan pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih.

Program ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program ini diluncurkan secara nasional oleh pemerintah dan langsung diinstruksikan oleh presiden Prabowo Subianto sebagai upaya untuk memperkuat perekonomian desa dan menciptakan lapangan kerja.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial