Menu

Mode Gelap
Cerita Perjuangan Para Peksos di Nunukan, Mengurus ODGJ Terlantar yang Mayoritas Eks TKI, Ikhlas Keluar Uang dan Panen Hujatan Kebakaran Menghanguskan Sekitar 7 Hektar Areal Perkebunan Masyarakat di Pulau Sebatik Monitoring LKPJ 2025, DPRD Nunukan Temukan Bangunan Mushola Dibangun Asal Jadi Ganti Rugi Embung Lapri Tak Kunjung Terbayar, 40 KK Minta SK Penetapan Lahan Dicabut, Bakal Tuntut Pemda Rp 271 Miliar Rencana Pemindahan PKL di Alun Alun Nunukan Ricuh, Para Pedagang Minta Diselesaikan di DPRD Mutasi Berujung Gugatan PTUN, Pemkab Nunukan Bantah Lakukan Demosi

Kaltara

Kronologis Terbentuknya Lubang di Bawah Rumah Warga Nunukan, Dari Diameter Sebesar Lubang Ember Menjadi Lebih 4 Meter

badge-check


					Polisi melihat kondisi rumah Nono, warga Desa Bulan Bulan, Kecamatan Lumbis. Pasca terbentuk lubang secara tiba tiba rumah Nono terancam ambruk. Perbesar

Polisi melihat kondisi rumah Nono, warga Desa Bulan Bulan, Kecamatan Lumbis. Pasca terbentuk lubang secara tiba tiba rumah Nono terancam ambruk.

NUNUKAN, infoSTI – Lubang yang muncul di bawah kolong rumah panggung milik Nono (36), warga Desa Bulan Bulan, Kecamatan Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara, mengejutkan warga sekitar.

Lubang tersebut, tiba tiba muncul saat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Lumbis, Kamis (3/7/2025) malam.

Rumah Nono menjadi tergantung layaknya berada di atas jurang, dan terdapat genangan air dalam lubang cukup dalam yang terbentuk.

Akibatnya, Nono, istrinya, dan ketiga anaknya, sementara mengungsi ke rumah keluarganya di Desa yang sama, karena kondisi rumahnya bisa saja runtuh sewaktu waktu.

Kapolsek Lumbis, AKP Adrianus Thalik menuturkan, peristiwa yang terjadi tengah malam tersebut, dimulai dari suara gemuruh yang berasal dari bawah rumah Nonok.

‘’Pemilk rumah terbangun dan memastikan sumber suara di bawah rumahnya. Awalnya, pemilik rumah hanya melihat lubang kecil sebesar ember dan dibawahnya ada aliran air sangat deras,’’ ujar Adrianus, dihubungi Jumat (4/7/2025).

Nono kemudian bergegas masuk rumah, membangunkan keluarganya, dan meminta mereka segera pindah ke rumah keluarganya.

Nono juga meminta tolong keluarganya yang lain untuk membantunya memindahkan barang barang dari dalam rumah.

Di tengah evakuasi barang barang berlangsung, lubang di bawah kolong rumah mereka semakin membesar, sehingga mereka bergegas mengosongkan barang barang dari dalam rumah.

‘’Sekitar Pukul 04.00 Wita, terjadi tanah amblas yang di sebabkan oleh aliran air sangat deras yang berada di bawah kolong rumah Nono. Saat ini luas lubang lebih 4 meter,’’ lanjut Adrianus.

Adrianus juga mengatakan, aliran air deras di dalam lubang membentuk jalur baru, yang kemungkinan berdampak luas di wilayah tersebut.

‘’Kami mengimbau warga Desa Bulan Bulan untuk tetap berhati hati dan berjaga jaga. Dikhawartirkan apabila terjadi hujan deras, tidak menutup kemungkinan tanah yang berada di sekitar rumah Bapak Nono bisa ikut Amblas,’’ kata Adrianus lagi.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara