Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Masyarakat Tuding PT Global Tak Menerima Tenaga Kerja Lokal, Disnaker Nunukan Layangkan Panggilan Konfirmasi

badge-check


					Ilustrasi : Kepala Disnaker Nunukan, Masniadi membuka jon fair bagi warga Nunukan pelamar kerja. Perbesar

Ilustrasi : Kepala Disnaker Nunukan, Masniadi membuka jon fair bagi warga Nunukan pelamar kerja.

NUNUKAN, infoSTI – Informasi rencana demonstrasi masyarakat di Pulau Sebakis, Nunukan, Kalimantan Utara, kepada PT Global, tengah menjadi perbincangan.

Masyarakat menuntut penjelasan managemen PT Global yang dituduh tidak mengakomodir tenaga kerja lokal.

Informasi tersebut, dibenarkan Kabid Penempatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nunukan, Rahmawati.

‘’Yang beredar memang PT Global tidak ada tenaga lokal. Tapi menurut konfirmasi, mereka sudah merekrut sekitar 70 persen tenaga lokal,’’ ujarnya, dihubungi, Selasa (22/4/2025).

Disnakertrans Nunukan, juga sudah meminta data tertulis untuk memperkuat konfirmasi lisan tersebut, agar bisa dijadikan dasar untuk disampaikan ke masyarakat.

‘’Adapun banyaknya tenaga kerja dari luar daerah, menurut konfirmasi PT Global, adalah tenaga ahli dan mereka yang kontrak kerjanya diperpanjang,’’ imbuhnya.

Rahmawati menegaskan, pada prinsipnya, setiap lowongan pekerjaan dilakukan secara terbuka.

Selain itu, jumlah tenaga kerja lokal, termasuk lokasi penempatan, seharusnya dilaporkan ke Disnakertrans.

‘’Nunukan sudah punya Perda Nomor 03 tahun 2022 tentang Perlindungan Pekerja Lokal. Jadi Pemkab melakukan perlindungan dan memprioritaskan masyarakatnya. Kembali ke komitmen perusahaan,’’ jelas Rahmawati.

Untuk menegaskan aturan dalam Perda dimaksud, Disnakertrans Nunukan juga sudah menjadwalkan undangan bagi sekitar 5 perusahaan besar yang beroperasi di Nunukan. Masing masing PT Adindo, PT NSM, PT Global, PT MHA.

Meski sebelumnya, Disnakertrans Nunukan juga sudah menggelar pertemuan untuk membahas persoalan perekrutan tenaga kerja lokal, pelatihan dan pengembangan SDM sampai ke tekhnis pemagangan.

‘’Sebelumnya belum ada MoU, kita sudah susun draft MoU dengan mereka, dan untuk menjalin kesepakatan, kita jadwalkan undangan lagi kepada mereka,’’ kata Rahmawati.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial