Menu

Mode Gelap
Harga Rumput Laut di Nunukan Naik Menjadi Rp 17.000 Per Kg, Kadar Kekeringan dan Limbah Botol Bekas Jadi Catatan Marak Pencurian Kabel Listrik di Nunukan, Rumah Warga Hingga Penampungan Sementara Bagi eks TKI Jadi Sasaran Berkas Dugaan Korupsi Koperasi PNS di Nunukan Tak Kunjung P19, Dua Tersangka Dikeluarkan dari Tahanan Lantik Tiga Pejabat, Bupati Nunukan Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN Sekelompok Mahasiswa Nunukan Gelar Aksi Damai di Kejari Nunukan, Tuntut Transparansi Penyidikan Tiga Kasus Dugaan Korupsi Curi Sound Sistem Masjid, Seorang Nelayan di Pulau Sebatik Ditembak Polisi Saat Mencoba Kabur

Kaltara

Ini Nama Nama Korban Selamat dan Tewas Dalam Insiden Speed Boat yang Pecah di Perairan Nunukan

badge-check


					Prajurit LANAL Nunukan mengevakuasi jasad korban Speed Cinta Putri yang pecah di perairan Nunukan, Rabu (29/1/2025). Perbesar

Prajurit LANAL Nunukan mengevakuasi jasad korban Speed Cinta Putri yang pecah di perairan Nunukan, Rabu (29/1/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Pangkalan TNI AL Nunukan, Kalimantan Utara, merilis nama nama korban speed boat Cinta Putri 200 PK, yang pecah di perairan Nunukan, Rabu (29/1/2025) siang.

Terdapat 16 korban yang sejauh ini berhasil dikumpulkan, dengan rincian 8 korban selamat.

Mereka adalah, Irwansyah alias Wawan, yang merupakan motoris speed boat.

Sakira/Mama Wawa, Udin, Aspar, Jupri, Lukman, Made, dan satu orang bernama NN (belum dikenali).

Terdapat 4 korban dalam pencarian, masing masing, Hery, Andi Rizal alias Panjang, Amat, dan Nurdin.

Sementara 4 korban tewas, masing masing, Acay, Salinah (istri Acay), Ibu Solerang, dan Gisman.

‘’Saat ini anggota LANAL Nunukan masih melakukan SAR di lokasi kejadian. Mohon do’anya agar pencarian berjalan lancar,’’ ujar Danlanal Nunukan, Kolonel Laut (P) Handoyo, melalui pesan tertulis.

Speed boat Cinta Putri dengan mesin 200 Pk yang memuat 16 penumpang, mengalami kecelakaan laut di perairan Nunukan, Rabu (29/1/2025).

Speed boat, berangkat dari Nunukan dengan tujuan Pulau Tinabasan.

Saksi mata kejadian, Yudha Aji, menuturkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WITA.

“Pas saya naik speed dari Seimanggaris ke Nunukan sekitar pukul 13.00 WITA, kami melihat banyak yang tenggelam karena speed-nya pecah,” tuturnya melalui sambungan telepon.

Speed boat yang dinaiki Aji berhasil mengangkat 5 korban dan segera melarikannya ke Dermaga Sei Bolong Nunukan.

Kabar tersebut menyebar dengan cepat, sehingga beberapa speed boat tujuan Seimanggaris – Nunukan dan sebaliknya segera menolong para korban.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara