Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Kaltara

Ini Nama Nama Korban Selamat dan Tewas Dalam Insiden Speed Boat yang Pecah di Perairan Nunukan

badge-check


					Prajurit LANAL Nunukan mengevakuasi jasad korban Speed Cinta Putri yang pecah di perairan Nunukan, Rabu (29/1/2025). Perbesar

Prajurit LANAL Nunukan mengevakuasi jasad korban Speed Cinta Putri yang pecah di perairan Nunukan, Rabu (29/1/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Pangkalan TNI AL Nunukan, Kalimantan Utara, merilis nama nama korban speed boat Cinta Putri 200 PK, yang pecah di perairan Nunukan, Rabu (29/1/2025) siang.

Terdapat 16 korban yang sejauh ini berhasil dikumpulkan, dengan rincian 8 korban selamat.

Mereka adalah, Irwansyah alias Wawan, yang merupakan motoris speed boat.

Sakira/Mama Wawa, Udin, Aspar, Jupri, Lukman, Made, dan satu orang bernama NN (belum dikenali).

Terdapat 4 korban dalam pencarian, masing masing, Hery, Andi Rizal alias Panjang, Amat, dan Nurdin.

Sementara 4 korban tewas, masing masing, Acay, Salinah (istri Acay), Ibu Solerang, dan Gisman.

‘’Saat ini anggota LANAL Nunukan masih melakukan SAR di lokasi kejadian. Mohon do’anya agar pencarian berjalan lancar,’’ ujar Danlanal Nunukan, Kolonel Laut (P) Handoyo, melalui pesan tertulis.

Speed boat Cinta Putri dengan mesin 200 Pk yang memuat 16 penumpang, mengalami kecelakaan laut di perairan Nunukan, Rabu (29/1/2025).

Speed boat, berangkat dari Nunukan dengan tujuan Pulau Tinabasan.

Saksi mata kejadian, Yudha Aji, menuturkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WITA.

“Pas saya naik speed dari Seimanggaris ke Nunukan sekitar pukul 13.00 WITA, kami melihat banyak yang tenggelam karena speed-nya pecah,” tuturnya melalui sambungan telepon.

Speed boat yang dinaiki Aji berhasil mengangkat 5 korban dan segera melarikannya ke Dermaga Sei Bolong Nunukan.

Kabar tersebut menyebar dengan cepat, sehingga beberapa speed boat tujuan Seimanggaris – Nunukan dan sebaliknya segera menolong para korban.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara