Menu

Mode Gelap
Tim Damkar Nunukan Evakuasi Seekor Sapi yang Terperosok Masuk Septik Tank DPRD Nunukan Pertanyakan Pencoretan Anggaran Sister School : Nunukan Butuh Perbaikan SDM Ramai di Medos Ketua DPRD Nunukan Dikepung dan Dimarahi Pedagang Pasar Tradisional Jamaker, Ini yang Terjadi Kebakaran Toko Sembako di Nunukan Sebabkan Ledakan di Tiang Travo Listrik, PLN Padamkan Saluran Listrik Alun Alun Nobar Piala Dunia Harus Tempuh Jarak 5 Km, Puluhan KK di Pulau Sebatik Minta PLN Segera Salurkan Listrik, Berani Bayar Dua Kali Lipat Anak Bangun Minta Ditemani Kencing, Rumah Penjual Lontong di Nunukan Terhindar dari Kebakaran

Nunukan

Sebuah Speed Boat Pecah di Perairan Nunukan, Belasan Orang Tenggelam, 3 Ditemukan Tewas

badge-check


					Sebuah Speed Boat Pecah di Perairan Nunukan, Belasan Orang Tenggelam, 3 Ditemukan Tewas Perbesar

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah speed boat dengan mesin 200 Pk yang memuat belasan penumpang, mengalami kecelakaan laut di perairan Nunukan, Rabu (29/1/2025).

Saksi mata kejadian, Yudha Aji menuturkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 wita.

“Pas saya naik speed dari Seimanggaris ke Nunukan, sekitar pukul 13.00 wita, kami melihat banyak yang tenggelam karena speednya pecah,” tuturnya, melalui sambungan telfon.

Speed boat yang dinaiki Aji, berhasil mengangkat 5 korban, dan segera melarikannya ke Dermaga Sei Bolong Nunukan.

Kabar tersebut, menyebar dengan cepat, sehingga beberapa speed tujuan Seimanggaris – Nunukan dan sebaliknya, segera menolong para korban.

“Sementara ada tiga korban meninggal sudah dibawa ke Dermaga Sei Bolong. Mereka ada speed boat, belum berani pindahkan karena masih menunggu petugas,” katanya lagi.

Yudha yang menolong korban, sempat menanyakan ke korban selamat tujuan mereka.

Apalagi banyak ayam jago yang juga ikut tenggelam.

“Saya tanya kenapa tenggelam, tapi belum jelas. Itu jalurnya banyak rumput laut, kemungkinan pondasi dia tabrak, atau lawan ombek. Tapi saya kurang pasti,” jelasnya.

Sampai berita ini dirilis, belum ada keterangan pihak berwajib.

Evakuasi dan penyelamatan korban di lapangan, masih berlangsung.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara