Menu

Mode Gelap
Tim Damkar Nunukan Evakuasi Seekor Sapi yang Terperosok Masuk Septik Tank DPRD Nunukan Pertanyakan Pencoretan Anggaran Sister School : Nunukan Butuh Perbaikan SDM Ramai di Medos Ketua DPRD Nunukan Dikepung dan Dimarahi Pedagang Pasar Tradisional Jamaker, Ini yang Terjadi Kebakaran Toko Sembako di Nunukan Sebabkan Ledakan di Tiang Travo Listrik, PLN Padamkan Saluran Listrik Alun Alun Nobar Piala Dunia Harus Tempuh Jarak 5 Km, Puluhan KK di Pulau Sebatik Minta PLN Segera Salurkan Listrik, Berani Bayar Dua Kali Lipat Anak Bangun Minta Ditemani Kencing, Rumah Penjual Lontong di Nunukan Terhindar dari Kebakaran

Advertorial

Pemprov Kaltara, Paparkan Peta Rawan Konflik 2024

badge-check


					Seminar Akhir Penyusunan Peta Rawan Konflik Provinsi Kalimantan Utara. Perbesar

Seminar Akhir Penyusunan Peta Rawan Konflik Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara, menggelar ‘Seminar Akhir Penyusunan Peta Rawan Konflik Provinsi Kalimantan Utara’ di Ruang Rapat Kantor Gubernur, Rabu (30/10/2024).

Program penyusunan peta rawan konflik ini, diadakan sepanjang 2024 untuk memetakan titik-titik rawan di Kaltara.

Harapannya, pemetaan ini bisa jadi pedoman berbagai pihak untuk mengambil langkah pencegahan dini demi menciptakan stabilitas di Kaltara.

Plh. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Burhanuddin, S.Sos., M.Si., yang mewakili Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong, mengungkapkan pentingnya pencegahan konflik sosial agar tak mengganggu stabilitas daerah dan nasional.

“Ketika konflik tidak terkendali, ketidakamanan akan meluas dan menghambat pembangunan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pengendalian konflik harus komprehensif dan terkoordinasi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penanganan Konflik Sosial.

“Koordinasi ini penting agar langkah pencegahan bisa diambil sebelum konflik berdampak lebih buruk,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan peta ini.

“Semoga peta ini jadi referensi yang bermanfaat dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan,” tutupnya. (ADV)

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial