Menu

Mode Gelap
Diterpa Angin Kencang, Sekitar 12 Atap Bangunan di Pedalaman Sebuku Porak Poranda, Termasuk Gedung SMP HUT RI 81, Bendera Dayak Borneo Dikibarkan di Jalanan Rusak di Pelosok RI – Malaysia di Dataran Tinggi Krayan Cerita Imam Yusuf Napi Penerima RU II di HUT RI 81, Salah Jalan Karena Kecanduan Game Online, Menitip Pesan Bagi Para Gamer Sebanyak 967 WBP Lapas Nunukan Terima Remisi HUT RI 81, 13 Orang Langsung Bebas Respon Pernyataan Warga Perbatasan Tak Mau Rayakan Kemerdekaan, Bupati Nunukan Rayakan HUT RI 81 di Krayan Cerita Edy Santri, Warga Nunukan yang Setiap Tahun Sisihkan Uang Untuk Beli Bendera Merah Putih dan Dibagikan ke Masyarakat

Advertorial

Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar

badge-check


					Karhutla di Mansapa Nunukan, Selatan, Sabtu (18/4/2026). Lebih 2 Ha lahan sejumlah warga hangus terbakar. Dok.BPBD Nunukan. Perbesar

Karhutla di Mansapa Nunukan, Selatan, Sabtu (18/4/2026). Lebih 2 Ha lahan sejumlah warga hangus terbakar. Dok.BPBD Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah kebakaran hebat terjadi di lahan perkebunan warga, di Jalan Anastasia Wijaya, Panamas, Kelurahan Mansapa, Nunukan Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar 3 jam ini, menghanguskan lahan perkebunan warga seluas 2 Ha.

Kasubid Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Hasanuddin mengatakan, kebakaran tersebut, terjadi sekitar pukul 17.00 – 20.00 wita.

‘’Kejadian Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) diperkirakan sejak pukul 17.00 wita, mengakibatkan terbakarnya lahan yang diperkirakan seluas lebih dari 2 ha,’’ ujarnya melalui pesan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Lahan tersebut, diketahui milik beberapa warga Kelurahan Mansapa yang masih dalam pendataan.

Hasan menuturkan, sejumlah instansi berjibaku dalam upaya pemadaman, terdiri dari Petugas BPBD, Prajurit LANAL Nunukan, Polisi dan warga sekitar.

Hasan mengatakan, upaya pemadaman sangat tidak mudah, terlebih kondisi lahan yang terbakar merupakan perbukitan.

Angin yang berhembus cukup kencang saat kejadian, mengakibatkan jarak pandang terbatas, sehingga menjadi salah satu kendala dalam upaya pemadaman.

‘’Kita memanfaatkan sumber air cadangan dari tampungan air di galian sekitar lokasi Karhutla. Kita sedot dengan mesin pompa apung. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 wita,’’ tutur Hasan.

Sedangkan penyebab kebakaran, masih dalam proses pemeriksaan oleh Babinkamtibmas Kelurahan Mansapa.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial