Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Pansus DPRD Kaltara Meminta Perda PMD Harus Spesifik dan Menjawab Dinamika Sosial di Masyarakat

Advertorial

Hadiri Pertemuan Pembelajaran Sebaya Tingkat Nasional, Perpustakaan Kaltara Kirimkan 11 Perwakilan

badge-check


					DPK Kaltara mengirimkan 11 perwakilan untuk agenda Pembelajaran Sebaya di Kota Bali. Perbesar

DPK Kaltara mengirimkan 11 perwakilan untuk agenda Pembelajaran Sebaya di Kota Bali.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI menggelar pertemuan Pembelajaran Sebaya Tingkat Nasional di Bali.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 6-8 November 2024 ini, menjadi ajang fasilitasi pengelaan dalam program Trnasformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBSI).

Pertemuan nasional, diikuti sekitar 700 peserta mewakili institusi/kelompok dari daerah kabupaten/kota setiap provinsi, tidak terkecuali para pengelola perpustakaan desa dari Kaltara, DPK Kaltara, mengirimkan 11 orang perwakilannya.

Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpusnas, Nani Suryani, menyampaikan, kapasitas pengelola menjadi kebutuhan untuk mendukung keberlanjutan program transformasi perpustakaan.

“Kegiatan hari ini adalah untuk mewujudkan pembangunan literasi dan kegemaran membaca dalam rangka menjawab permasalahan literasi di Indonesia,” kata Nani, Kamis (7/11/2024).

Sepanjang 2024, Perpusnas RI telah menyalurkan bantuan program TPBSI, memberikan dukungan kepada 600 perpustakaan desa dan kelurahan, meliputi satu unit komputer, satu unit printer, dan 1.000 judul buku bacaan bermutu.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara, Suwarsono, berharap dengan adanya pertemuan tersebut dapat menularkan semangat bagi para pengelola perpustakaan desa untuk terus berkembang dan tumbuh.

Suwarsono mengakui bahwa dalam pengelolaan perpustakaan di desa, tentu memiliki banyak tantangan, baik dari ketersediaan sarana prasarana, koleksi buku hingga perhatian dari pemerintah desa setempat.

“Nah dari pertemuan ini kami harapkan mereka bisa sharing antar pengelola perpusdes tentang pengalaman yang disampaikan oleh teman-teman di forum,” ujarnya.

Tujuan akhirnya, kata dia, meningkatkan literasi dan kegemaran membaca masyarakat di lingkungannya meskipun dalam keterbatasan yang ada.

“Tujuan utamanya tentu untuk meningkatkan literasi serta kegemaran membaca masyarakat dan implementasi program TPBSI,” pungkasnya. (ADV)

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial