Menu

Mode Gelap
Harga TBS Kelapa Sawit Kaltara Ditetapkan Rp 3.362.Kg, Bupati Nunukan Warning Pabrik Patuhi Harga yang Disepakati Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti Pidana Umum Periode Februari – April 2026 Prihatin Nasib Anak Sekolah di Tapal Batas, Pemda Nunukan dan TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Harga Sembako di Perbatasan RI – Malaysia Alami Kenaikan Imbas Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Inflasi Tahunan Nunukan Sebesar 2,03 Persen, Kelompok Perawatan Pribadi Mencatatkan Kenaikan Tertinggi Cerita Murid Sekolah Tapal Batas, Nekat Seberangi Sungai Banjir Demi Ujian Semester, Nikmati MBG di Pinggir Kali Karena Jembatan Ambruk

Advertorial

Agenda Sosialisasi TPBIS di Kaltara, Sukses Digelar

badge-check


					Sosialisasi TPBIS di Kaltara sukses digelar, Perbesar

Sosialisasi TPBIS di Kaltara sukses digelar,

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltara, sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di Tanjung Selor, Kamis (25/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep TPBIS sebagai strategi meningkatkan peran perpustakaan dalam kehidupan masyarakat.

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kalimantan Utara, Suwarsono, menyampaikan, perpustakaan perlu bertransformasi agar lebih inklusif dan berdaya guna.

“Melalui program ini, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sosialisasi ini membahas kebijakan pengembangan perpustakaan, penjelasan program TPBIS, dan strategi implementasinya,” ujar Suwarsono dalam sambutannya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 60 peserta, yang terdiri dari perwakilan dinas perpustakaan dan kearsipan se-Kalimantan Utara, perpustakaan desa/kelurahan, serta taman bacaan masyarakat di wilayah Kabupaten Bulungan.

Acara tersebut menghadirkan narasumber utama, Vickyko Romana Putra, seorang Master Trainer TPBIS yang diakui oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, sekaligus Duta Baca Kalimantan Utara.

Suwarsono memaparkan bahwa program TPBIS merupakan bagian dari transformasi perpustakaan yang bertujuan memastikan akses perpustakaan terbuka bagi semua individu tanpa memandang latar belakang.

Ia juga menjelaskan bagaimana perpustakaan dapat menjadi sarana pengembangan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan inovatif.

Melalui kegiatan ini, Suwarsono berharap seluruh peserta dapat memahami pentingnya transformasi perpustakaan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperluas penggunaan layanan perpustakaan sesuai kebutuhan masyarakat, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, budaya literasi di Kalimantan Utara semakin berkembang dan perpustakaan dapat terus menjadi motor penggerak perubahan sosial. Kami berkomitmen melanjutkan program-program serupa guna mendukung peningkatan literasi dan kesejahteraan masyarakat di Kaltara,” pungkasnya. (ADV).

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial