Menu

Mode Gelap
Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030 Nyaris Kolap Karena BLUD Dikorupsi, RSUD Nunukan Masih Miliki Utang Rp 16 Miliar Anggota DPRD Kaltara Temui Pertamina Tarakan, Pastikan Suplay BBM Untuk Perbatasan RI – Malaysia Lancar Jelang Idul Fitri 1447 H

Advertorial

Pemprov Kaltara Terus Kembangkan Fungsi Perpustakaan dan Meningkatkan Minat Baca Masyarakat

badge-check


					Aktifitas membaca sejumlah siswi Kaltara di Perpustakaan, Perbesar

Aktifitas membaca sejumlah siswi Kaltara di Perpustakaan,

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltara, terus berupaya mengembangkan fungsi perpustakaan, serta meningkatkan kegemaran membaca masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Peningkatan Kegemaran Membaca pada DPK Kaltara, Suwarsono.

“Pengembangan perpustakaan dan peningkatan kegemaran membaca merupakan inti tugas yang kami emban. Kami juga berupaya untuk mengimplementasikan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di berbagai perpustakaan di wilayah Kaltara,” ujar Suwarsono, Selasa (12/11/2024).

DPK Kaltara berkomitmen untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap perpustakaan.

Suwarsono menambahkan, perpustakaan kini tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi juga sebagai pusat kegiatan masyarakat yang berperan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk peningkatan ekonomi.

Selain itu, perpustakaan juga dapat menjadi tempat yang mendukung program-program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, pengembangan UMKM, dan berbagai kegiatan lain yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Perpustakaan harus menjadi tempat yang multifungsi. Selain sebagai tempat membaca, juga sebagai pusat kegiatan masyarakat, yang dapat mendukung peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,” kata Suwarsono.

Ia melanjutkan, TPBIS, bertujuan untuk meningkatkan peran dan fungsi perpustakaan, sebagai wahana pembelajaran sepanjang hayat, yang diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Program ini, diharapkan mampu menjembatani kesenjangan sosial, memberi akses yang lebih luas kepada masyarakat, serta memperkuat peran perpustakaan dalam mendukung kehidupan sosial dan ekonomi.

“TPBIS adalah program yang dilaksanakan oleh Perpustakaan Nasional RI, bekerja sama dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Program ini bertujuan untuk mengembangkan fungsi perpustakaan, yang tidak hanya menyediakan layanan membaca, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya itu, melalui program TPBIS, DPK Kaltara juga memfokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola perpustakaan.

Pelatihan-pelatihan dan pendampingan bagi pustakawan dan pengelola perpustakaan di daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi yang dibutuhkan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Dengan berbagai upaya tersebut, DPK Kaltara berharap perpustakaan dapat menjadi tempat yang lebih hidup dan bermanfaat, seiring dengan upaya meningkatkan minat baca dan keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan edukatif dan sosial.

“Transformasi perpustakaan di Kaltara juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam membentuk masyarakat yang lebih cerdas dan terampil,” pungkasnya.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial