Menu

Mode Gelap
Anggota DPRD Nunukan Andre Pratama Temui Perwakilan Pertamina, Bahas Rencana Pembangunan SPBU Nelayan di Pulau Sebatik Operasi Gabungan di Lapas Nunukan, Petugas Sisir Ruang Tahanan, Para Napi Langsung Jalani Tes Urine Dua Kali Terjerat Kasus Narkoba, Oknum Satpol PP Nunukan Akhirnya Dipecat Bupati Nunukan Irwan Sabri, Apresiasi Penempatan PIMPASA di Empat Desa Rawan TPPO dan TPPM Dua Minggu Lebih Ditampung Dinas Sosial Nunukan, Orang Terlantar yang Mengaku ‘Sultan’ Akhirnya Meninggal Dunia Pemda dan DPRD Nunukan Sepakati Raperda APBDP 2026, Ini Rinciannya

Advertorial

Pustakawan Kaltara, Vickyko Romana, Menerima Penghargaan Dari Perpusnas RI

badge-check


					Pustakawan Kaltara, Vickyko Romana, menerima penghargaan Perpusnas RI, atas dedikasinya meningkatkan literasi, Perbesar

Pustakawan Kaltara, Vickyko Romana, menerima penghargaan Perpusnas RI, atas dedikasinya meningkatkan literasi,

Tanjung Selor, infoSTI – Vickyko Romana Putra, berhasil meraih penghargaan nasional atas kontribusinya dalam implementasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS), pada ajang bergengsi pertemuan pembelajaran Sebaya Nasional, yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), di Bali, Minggu (10/11/2024).

Vickyko, adalah seorang pemuda aktif dalam dunia literasi dan pengembangan perpustakaan, dari Desa Gunung Putih, Kabupaten Bulungan – Kalimantan Utara.

Vickyko telah aktif menginisiasi berbagai program yang memfasilitasi pelajar untuk saling belajar dan berbagi ilmu di luar ruang kelas formal.

Melalui berbagai proyek yang diluncurkan, ia berhasil membangun komunitas belajar yang inklusif. Dimana para peserta didik, dapat saling mendukung dan bertukar pengalaman.

Ia juga berperan sebagai penggerak dalam menghadirkan materi pembelajaran yang lebih mudah dipahami, dengan cara yang lebih interaktif dan kolaboratif.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya. Tapi juga untuk seluruh peggiat yang telah bekerja keras dalam membangun ekosistem literasi yang saling mendukung. Transformasi Perpustakaan, adalah cara yang sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kreativitas. Saya berharap semakin banyak yang terinspirasi untuk menerapkan konsep ini,” ujar Vickyko saat menerima pengharggan dari Perpusnas RI.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, pada Perpusnas RI, Adin Bondar, mengatakan, Indonesia saat ini perlu mendesain bonus demografi sebagai manfaat yang besar.

“Keberadaan perpustakaan sendiri jelas berkorelasi sangat kuat dalam membangun human capital,” kata Adin Bonar.

Adapun, penghargaan yang diberikan Perpusnas RI, disebut sebagai bentuk apresiasi terhadap individu-individu yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam menciptakan inovasi di dunia literasi.

“Pembelajaran sebaya adalah salah satu langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung. Kami berharap penghargaan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam memajukan perpustakaan di Indonesia,” ujarnya.

Vickyko dan penerima penghargaan lainnya, diharap dapat terus menginspirasi banyak pegiat literasi, untuk lebih aktif berkolaborasi dan membangun ekosistem literasi lebih baik di Indonesia.

“Pertemuan Pembelajaran Sebaya Nasional 2024 ini menjadi bukti nyata, bahwa kolaborasi antar sesama pegiat literasi, memiliki dampak yang signifikan dalam menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.

Acara yang dihadiri para tokoh Perpustakaan Nasional RI, serta pegiat literasi dari penjuru Nusantara ini, berlangsung mulai Tanggal 6 sampai 8 November 2024.

Agenda ini, sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan, serta memperkuat gerakan pembelajaran melalui perpustakaan yang telah bertransformasi.

Para peserta, berkesempatan saling bertukar ide dan pengalaman tentang pengembangan literasi dan pembelajaran.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial