Menu

Mode Gelap
BDR Akibat Kiriman Kabut Asap, Disdik Nunukan Pastikan Semua Lancar Tanpa Kendala Perbaikan Jembatan Jerambah Terkendala Izin Kementerian, Andre Pratama : Indonesia Darurat Birokrasi Kekurangan Ruang Kelas, Pelajar SMPN 4 Nunukan Selatan Harus Bergantian Masuk Sekolah Anak Anak Sekolah BDR Akibat Kabut Asap, Menu MBG di Nunukan Disalurkan ke Ponpes dan Lembaga Sosial Nunukan Terdampak Asap Karhutla dari Bulungan, Dinkes Siagakan Seluruh Faskes dan Nakes Buru Pengedar Narkoba, Polisi Amankan Seorang Laki Laki Pemilik 4 Bungkus Sabu Sabu  

Nunukan

BDR Akibat Kiriman Kabut Asap, Disdik Nunukan Pastikan Semua Lancar Tanpa Kendala

badge-check


					Dampak Karhutla di Bulungan sampai di Nunukan. Terlihat kabut asap lumayan pekat di jalan utama Nunukan. Perbesar

Dampak Karhutla di Bulungan sampai di Nunukan. Terlihat kabut asap lumayan pekat di jalan utama Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, memastikan aktifitas kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) imbas polusi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bulungan, berjalan dengan baik, lancar, dan tanpa kendala teknis.

PLt Kadisdik Nunukan, Erlina memastikan, penerapan BDR telah dilaksanakan seluruh sekolah SD dan SMP, sejak Senin (31/8/2026).

‘’Sampai hari ini proses pelaksanaan BDR berjalan dengan baik. Ini sesuai hasil monitoring pengawas dan laporan dari beberapa kepala satuan pendidikan,’’ ujarnya, dihubungi Selasa (1/9/2026).

Sejak kebijakan BDR diberlakukan, Disdik Nunukan menyerahkan seluruh mekanisme prosesnya kepada masing masing satuan pendidikan, karena mereka yang lebih tahu kondisi sekolah dan perangkat yang bisa digunakan.

Dinas Pendidikan, tetap melakukan monitoring untuk memastikan proses BDR terlaksana dengan baik, sekaligus sebagai bahan evaluasi.

‘’Model BDR yang diberlakukan sekolah juga beragam, tergantung dari kreatifitas guru di sekolah. Ada yang hanya mengirim gambar, file pdf, melalui zoom, ada juga yang mengirim video, dan lainnya,’’ urainya.

Lebih jauh, Erlina mengatakan, SE Bupati Nunukan terkait BDR selama 3 hari, bersifat tentatif yang bisa dicabut ataupun diperpanjang, tergantung dari kondisi kabut asap di Nunukan.

‘’Kita terus berkoordinasi dengan instansi terkait, apakah diperpanjang atau tidak,’’ kata Erlina.

Merespon kabut asap kiriman dari Karhutla Bulungan, Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, mengeluarkan SE Nomor, B/226/360/BPBD/VIII/2026 tentang kesiapsiagaan dan antisipasi dampak sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Nunukan.

‘’Hari ini kita melihat ada kabut asap terjadi cukup pekat. Kita lakukan rapat, dan mengambil langkah BDR bagi anak anak sekolah,’’ ujarnya, dihubungi, Minggu (30/8/2026).

Ia menegaskan, kesehatan anak anak tetap menjadi prioritas, sehingga kebijakan tersebut diambil. Dampak bahaya asap dari Karhutla, berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya saluran pernafasan.

Irwan juga menyatakan telah meminta Dinas Pendidikan untuk mengawal proses BDR, meminta Disdik terus berkoordinasi intens dengan Dinas Kesehatan dan BPBD, sampai kualitas udara membaik.

‘’Jadi mulai besok, Senin 31 Agustus 2026, BDR mulai dilakukan. Kita lakukan evaluasi setiap tiga hari sekali. Ketika sudah memungkinkan untuk belajar normal, maka proses belajar mengajar di sekolah kembali dilakukan,’’ jelasnya.

Ia menjelaskan, sebaran asap yang terjadi di Nunukan, merupakan kiriman dari Kabupaten Bulungan.

‘’Laporan BPBD, kabut asap yang terjadi di Kabupaten Nunukan adalah kiriman dari Bulungan. Tidak ada Karhutla di Nunukan,’’ kata dia.

Selain persoalan BDR, SE dimaksud juga mengimbau masyarakat selalu menggunakan masker, memperbanyak minum air putih dan menjaga stamina.

Termasuk anjuran bagi nelayan dan pengguna alat transportasi agar berhati hati dan lebih baik setop sementara jika kabut asap mengganggu jarak pandang.

‘’Mohon masyarakat tidak melakukan aktifitas yang berhubungan dengan pembukaan lahan dengan cara membakar untuk mencegah penyebaran asap yang dapat mengganggu kesehatan dan lalu lintas transportasi,’’ imbuhnya.

Untuk diketahui, kebakaran Hutan dan Lahan di Sajau Hilir, Kabupaten Bulungan masih terjadi sejak Minggu (16/8/2026). Kebakaran terjadi di banyak titik dengan mayoritas daerah yang sulit terjangkau.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara