Menu

Mode Gelap
Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup, 31 Sekolah di Perbatasan Tak Lagi Terima MBG Cerita Sejumlah Korban Investasi Bodong di Nunukan, Uang Rp 75 Juta Tak Kembali, Ramai Ramai Buat Laporan Polisi Mengaku Sakit Hati Pada Bos, Karyawan Gudang Sembako Curi Uang Majikan Lewat SMS Banking Dorong Transformasi Ekonomi Daerah, Bupati Nunukan Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Luncurkan Kredit Mikro UMKM Candu Narkoba, Dua Warga Pulau Sebatik Nekat Menjadi Ninja Sawit Gereja Katolik Santo Yosep di Pedalaman Nunukan Habis Terbakar

Advertorial

Bimtek E-Purchasing Bagi Pejabat PPK dan PP,  Pemkab Nunukan Ingin SDM Mumpuni Untuk Menjamin Kualitas Pengadaan

badge-check


					Para Peserta Bimtek Penyusunan Dokumen Persiapan Pengadaan dan Mini Kompetisi Dalam E-Purchasing Bagi Pejabat PPK dan PP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan melakukan sesi foto bersama, Selasa (21/4/2026). Dok.Prokopim. Perbesar

Para Peserta Bimtek Penyusunan Dokumen Persiapan Pengadaan dan Mini Kompetisi Dalam E-Purchasing Bagi Pejabat PPK dan PP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan melakukan sesi foto bersama, Selasa (21/4/2026). Dok.Prokopim.

NUNUKAN, infoSTI – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Juni Mardiansyah, membuka Bimtek Penyusunan Dokumen Persiapan Pengadaan dan Mini Kompetisi Dalam E-Purchasing Bagi Pejabat PPK dan PP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini, bertujuan  untuk memastikan bahwa proses pengadaan barang dan jasa dapat dilakukan dengan lebih efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

‘’Kita ingin memberikan pemahaman kepada para peserta dalam melakukan penyusunan dokumen persiapan pengadaan dan prosedur mini kompetisi dalam E-Puchasing,’’ ujar Juni membacakan sambutan Bupati Nunukan, Irwan Sabri.

Salah satu fitur penting yang dibahas, adalah Katalog Elektronik Versi 6 adalah Mini Kompetisi.

Kehadiran fitur Mini Kompetisi dalam Katalog Elektronik Versi 6 merupakan langkah maju dalam mendukung transformasi digital pengadaan pemerintah.

Melalui mekanisme ini, instansi tidak hanya memperoleh harga terbaik, tetapi juga memastikan bahwa setiap proses pembelanjaan tetap akuntabel, efisien, dan sesuai prinsip pengadaan yang sehat.

Juni berharap Bimtek ini benar-benar memberikan pemahaman yang mendalam serta memperkuat komitmen dalam membangun tenaga pengadaan yang kompeten dan professional.

‘’Semoga dengan adanya tenaga pengadaan yang memiliki kompetensi yang mumpuni, kita bisa menjamin kualitas pengadaan yang lebih baik, dan pada akhirnya, turut mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan terpercaya,’’ harapnya.

Bimtek di ikuti oleh 29 OPD yang terdiri dari PPK/PPTK dan Pejabat Pengadaan serta Pejabat Fungsional.

Pemkab Nunukan menghadirkan narasumber dari Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Mustofa.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial