NUNUKAN, infoSTI – Sekitar 150 wartawan dari 5 Kabupaten/Kota di Kaltara, akan berkompetisi di Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kaltara Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Nunukan, pada Juli 2026 mendatang.
Pembukaan Porwada II Kaltara, diagendakan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang.
Terdapat 9 cabang olahraga/Cabor yang dipertandingkan. Diantaranya, futsal, catur, jurnalistik, tenis meja, dan bulu tangkis.
Ketua SIWO PWI Kalimantan Utara, Eliezer memberikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan atas dukungan dan kesediaannya menjadi tuan rumah.
“Porwada ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas jurnalistik serta mengangkat potensi daerah melalui karya-karya wartawan,” ujar Eliezer.
Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Nunukan telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan SIWO PWI (Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Kalimantan Utara, untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kaltara Tahun 2026.
Penandatanganan MoU yang berlangsung di Lenflin Resto & Hotel, Sabtu sore (11/4/2026) ini, menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan Kabupaten Nunukan sebagai tuan rumah ajang olahraga wartawan tingkat provinsi tersebut.
Penandatanganan MoU ini juga diharap semakin memperkokoh sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers, khususnya dalam suksesi Porwada II Kaltara 2026 sebagai ajang yang sehat, kompetitif, dan mempersatukan.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, menyampaikan, Kabupaten Nunukan harus menjadi tuan rumah yang baik, dengan persiapan maksimal, agar pelaksanaan PORWADA II Kaltara berjalan lancar, aman, dan sukses.
‘’Pemda Nunukan bersama PWI Kabupaten Nunukan harus memastikan ajang ini menjadi kompetisi yang sehat, menyenangkan, serta menjunjung tinggi sportivitas,’’ ujarnya.
Iwan juga mengimbau agar pelayanan terhadap seluruh kontingen, baik atlet, official, maupun pendukung, harus menjadi perhatian utama.
Baik itu maslah transportasi, akomodasi, hingga sarana pendukung lainnya, harus dipersiapkan dengan baik dan adil.
Iwan juga menekankan pentingnya koordinasi yang matang antar pihak terkait.
Setiap kebutuhan teknis, harus dibahas secara detail, termasuk pembagian tugas serta evaluasi berkala, agar seluruh persiapan dapat mencapai kesiapan 100 persen.
‘’Kita tidak hanya menargetkan sukses prestasi, tetapi juga sukses sebagai tuan rumah yang mengesankan,” tambahnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Asisten Administrasi Pembangunan Sirajuddin. Sekretaris Disporapar Joned. Kabag Prokompim M. Basir, perwakilan KONI, Ketua dan Pengurus PWI Nunukan, Kepala RRI, Ketua SMSI, Ketua JMSI, serta jajaran pengurus SIWO dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.











