Menu

Mode Gelap
Orang Kota Ribut Kenaikan Harga Barang, Kami di Perbatasan RI – Malaysia Memilih Diam Menelan Kekecewaan Pemkab Nunukan Pastikan Pasokan BBM Aman, Meski Banyak Pembelian Gunakan Jerigen Hadiri RPJMD dan Deklarasi Kolaborasi CSR di Jakarta, Hermanus : Harapan Percepatan Pembangunan di Kaltara SPPG Baru di Nunukan Selatan Dibuka, Masyarakat Boleh Kritik, Tapi Bukan Lewat Medsos Api Berkobar Selama 3 Jam di Perkebunan Warga di Mansapa, Nunukan Selatan, Lebih 2 hektar Lahan Hangus Terbakar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta, Dorong Penguatan Karakter Pendidikan di Nunukan

Kaltara

Atap Roboh, Sebabkan Rumah Pembuatan Batu Bata di Nunukan Ludes Terbakar

badge-check


					Petugas Damkar Nunukan berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah rumah produksi batu bata merah di Nunukan Selatan. Bangunan tersebut, berada cukup dekat dengan menara pemancar. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Petugas Damkar Nunukan berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah rumah produksi batu bata merah di Nunukan Selatan. Bangunan tersebut, berada cukup dekat dengan menara pemancar. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah rumah produksi batu bata merah di Jalan Simpang Kadir Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Rabu (4/3/2026) siang.

Ambruknya atap bangunan, saat proses pembakaran batu bata berlangsung, mengakibatkan api berkobar dan dengan cepat meluluhlantakkan bangunan milik warga bernama Joko tersebut.

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran Sektor Selatan, Nasuruddin, mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 12.34 Wita dari salah seorang pekerja batu bata, Feri.

‘’Kita turunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.

Petugas sigap melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada bangunan berukuran 10×20 meter persegi tersebut.

Petugas juga segera mengamankan area sekitar, karena keberadaan menara pemancar tak jauh dari lokasi bangunan yang terbakar.

“Tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam peristiwa ini, sedangkan kerugian materi diperkirakan mencapai 50 juta rupiah,” kata Nasuruddin.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara