Menu

Mode Gelap
Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif DPRD Kaltara Usulkan Pembentukan Tim Penyelesaian Konflik Perkebunan Tingkat Provinsi Bahas Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air di Sungai Kayan, Arming : Harus Mensejahterakan Masyarakat di Kawasan Sungai Banjir Tahunan di Perbatasan RI – Malaysia, DPRD Kaltara Desak Penanganan Komprehensif Lapas Nunukan Usulkan Remisi Hari Raya Idul Fitri Bagi 885 Warga Binaan Pemasyarakatan Arus Mudik Penumpang Kapal Pada Lebaran 2026 di Perbatasan RI – Malaysia Turun 20 Persen

Kaltara

Atap Roboh, Sebabkan Rumah Pembuatan Batu Bata di Nunukan Ludes Terbakar

badge-check


					Petugas Damkar Nunukan berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah rumah produksi batu bata merah di Nunukan Selatan. Bangunan tersebut, berada cukup dekat dengan menara pemancar. Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Petugas Damkar Nunukan berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah rumah produksi batu bata merah di Nunukan Selatan. Bangunan tersebut, berada cukup dekat dengan menara pemancar. Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebuah rumah produksi batu bata merah di Jalan Simpang Kadir Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Rabu (4/3/2026) siang.

Ambruknya atap bangunan, saat proses pembakaran batu bata berlangsung, mengakibatkan api berkobar dan dengan cepat meluluhlantakkan bangunan milik warga bernama Joko tersebut.

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran Sektor Selatan, Nasuruddin, mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 12.34 Wita dari salah seorang pekerja batu bata, Feri.

‘’Kita turunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.

Petugas sigap melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada bangunan berukuran 10×20 meter persegi tersebut.

Petugas juga segera mengamankan area sekitar, karena keberadaan menara pemancar tak jauh dari lokasi bangunan yang terbakar.

“Tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam peristiwa ini, sedangkan kerugian materi diperkirakan mencapai 50 juta rupiah,” kata Nasuruddin.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara