Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Kaltara

Dihantam Ombak, Dua Perahu Jongkong Tenggelam di Perairan Jamaker Nunukan

badge-check


					Puluhan drum BBM yang diangkut kapal jongkong berhamburan di laut pasca kapal dihantam ombak saat cuaca buruk. Dok.LANAL Nunukan. Perbesar

Puluhan drum BBM yang diangkut kapal jongkong berhamburan di laut pasca kapal dihantam ombak saat cuaca buruk. Dok.LANAL Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Dua unit perahu jongkong/kayu, tenggelam di Perairan Jamaker, Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (18/6/2026).

Ombak kuat disertai angin kencang yang terjadi di Perairan Jamaker, menjadi penyebab karamnya dua perahu tersebut.

Peristiwa ini, terekam oleh sejumlah Hp warga yang membagikannya di media social.

Terlihat ABK kapal yang terbalik masih berada di atas kapal yang mengapung sebelum karam.

Di tengah terpaan angin kencang dan kuatnya ombak, terlihat sejumlah speed boat yang berusaha memberikan pertolongan.

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan mengatakan, perahu yang pertama, adalah perahu dengan dua unit mesin Yamaha 15 PK, merupakan milik Haji Anto, dan memuat sekitar 30 drum BBM.

Dalam kapal tersebut, terdapat dua ABK, masing masing, Iwan dan Ilham.

‘’Untuk kapal Haji Anto, kejadiannya sekitar pukul 13.30 wita. Perahu jongkong, bersandar di Jembatan Perikanan Jamaker. Saat kondisi cuaca angin kencang dan ombak kuat, perahu  kemasukan air dari samping, dan akhirnya tenggelam di sekitar dermaga perikanan Yamaker,’’ ujar Sunarwan, melalui pesan tertulis.

Sementara untuk perahu kedua, adalah kapal dengan mesin 15 PK yang dinakhodai oleh Asri dan ABK bernama Bunding, warga Pasar Sentral Inhutani, Nunukan.

Kapal tersebut, memuat rumput laut dan kayu pancang.

Sunarwan menuturkan, perahu mesin tersebut, baru kembali dari memukat di perairan Kinabasan.

‘’Sekira pukul 15.10 Wita, saat berada di pesisir PLBL Tanah Merah, terjadi angin kencang disertai ombak besar. Akibat cuaca buruk tersebut, perahu hanyut dan tenggelam, kemudian terbawa arus hingga ke perairan Jamaker,’’ tuturnya.

‘’Kejadian tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kapal beserta muatannya tenggelam,’’ kata Sunarwan lagi. (Dzulviqor).

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara