Menu ✖

Mode Gelap
Seluas Tiga Hektar Lahan Sawit di Desa Butas Bagu Pedalaman Nunukan Terbakar di Tengah Malam Nyaris Hangus Terbakar, Kebakaran Gedung LVRI Nunukan Berhasil Dipadamkan   Siapkan Atlet Unggulan, PBFI Nunukan Yakin Mendulang Emas di Porprov Kaltara 2026 Sawah Seluas 3 Hektar Milik Warga Pedalaman Lumbis Terbakar, BPBD Nunukan Imbau Masyarakat Tak Buka Lahan dengan Membakar Tukang Urut di Nunukan Membungkus Rapat Jasad Ibunya Dengan Lapisan Kain, Ditemukan Setelah Sepekan Dalam Kondisi Membusuk Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan, Bupati Nunukan Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Kaltara

Kaltara

Pompa Hidrolik di Dermaga Feri Liang Bunyu Rusak, Dishub Nunukan Pastikan Pelayaran Tetap Lancar

badge-check


					Kapal Feri yang melayani pelayaran rute Nunukan - Sebatik. Perbesar

Kapal Feri yang melayani pelayaran rute Nunukan - Sebatik.

NUNUKAN, infoSTI – Sudah dua hari, kondisi pompa hidrolik di dermaga penyeberangan kapal Feri Liang Bunyu, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, mengalami kerusakan.

Akibatnya, jembatan (movable bridge/ramp door) tidak dapat dinaik-turunkan secara normal untuk menyesuaikan posisi dengan dek kapal.

Kendati demikian, Kepala Dinas Perhubungan Nunukan, Abdul Munir memastikan, kerusakan pompa hidrolik di dermaga Feri Liang Bunyu, tak sampai berimbas pada kelumpuhan operasional penyeberangan.

‘’Mungkin kalau keterlambatan jadwal feri, iya. Karena kita harus melihat kondisi pasang surut air laut untuk bongkar muat,’’ ujarnya dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

Munir menjelaskan, kerusakan hidrolik di Dermaga Feri Liang Bunyu merupakan hal wajar, karena sudah lama tidak ada perawatan.

Saat ini, Pemda Nunukan sudah memesan peralatan untuk mengatasi kerusakan yang terjadi.

‘’Kita sudah pesan alat dan meminta teknisi untuk memperbaiki komponen mekanis seperti pen, piston, atau pompa hidrolik yang lepas/patah,’’ jawabnya.

Munir kembali menegaskan, aktifitas pelayaran tetap normal seperti biasa. Bedanya hanya pada jadwal pelayaran yang harus menunggu kondisi pasang surut air laut.

‘’Kita targetkan seminggu untuk perbaikan. Semoga alat segera datang, sehingga kita segera lakukan perbaikan,’’ kata Munir.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara