Menu ✖

Mode Gelap
Ketua KONI Optimis Atlet Nunukan Raih Juara Umum di Porprov Kaltara 2026 Saat Kapolres Nunukan Meminta Wartawan Mencoba Menelfon Layanan Darurat 110 Kapolres Nunukan Kembalikan Dua Unit Motor Barang Bukti Curanmor ke Pemilik : Statusnya Pinjam Pakai Tipu Kumpulan Ibu Ibu dengan Proyek Jalan Fiktif, Residivis Wanita di Nunukan Raup Rp 400 Juta Geram Dengan Peredaran Narkoba, Warga Desa Libang Bongkar Rumah Terduga Bandar Sabu Sabu Operasi Miras di Nunukan, Polisi Mengamankan 216 Kardus Miras Berbagai Jenis Milik IRT Warga Jalan Jamaker

Kaltara

Super Flu Menjadi Penyakit yang Dikhawatirkan Masyarakat, Dinkes Nunukan Imbau Masyarakat Tak Perlu Panik

badge-check


					Kepala Dinas Kesehatan Nunukan, Kaltara, Hj.Miskia. Perbesar

Kepala Dinas Kesehatan Nunukan, Kaltara, Hj.Miskia.

NUNUKAN, infoSTI – Baru baru ini, super flu menjadi salah satu penyakit yang dikhawatirkan masyarakat, tak terkecuali warga perbatasan RI – Malaysia di Nunukan, Kalimantan Utara.

Musim yang mudah berubah, sebentar panas, lalu tiba tiba berubah mendung, di awal 2026, mengakibatkan banyak masyarakat Nunukan mengidap flu.

‘’Pada dasarnya super flu maupun flu biasa, gejalanya sama. Tapi lebih diwaspadai untuk usia rentan saja, seperti anak anak dan orang tua,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan Nunukan, Miskia, Rabu (14/1/2026).

Miskia menjelaskan, Super Flu (Influenza A H3N2 subclade K) bukanlah virus baru yang sangat berbahaya seperti Delta Covid-19.

Tetapi merupakan varian flu biasa dengan penularan cepat dan gejala lebih kuat, berupa demam tinggi, nyeri otot parah, kelelahan ekstrem, yang tidak boleh disepelekan, terutama pada kelompok rentan (anak, lansia).

Untuk kelompok rentan, super flu bisa berisiko komplikasi jika tidak ditangani dengan istirahat cukup, meminum air yang banyak, juga mengkonsumsi vitamin serta makanan 4 sehat 5 sempurna.

‘’Masyarakat tak perlu panik. Asal kita tetap menjaga pola hidup sehat, makan makanan bergizi dan rajin olahraga, super flu tak menjadi kekhawatiran,’’ tegasnya.

Meskipun hingga saat ini belum ditemukan adanya super flu di Nunukan, lantas, bagaimana membedakan antara influenza musiman biasa dengan super flu?

Perbedaan utamanya terletak pada derajat keparahan gejala yang dirasakan.

Jika flu biasa umumnya hanya menyebabkan demam ringan dan hidung meler, influenza A subclade K menunjukkan manifestasi klinis yang lebih mendominasi:

  1. Demam sangat tinggi.
  2. Nyeri otot hebat.
  3. Sakit kepala berat.
  4. Gangguan tenggorokan dan batuk.

Kombinasi demam tinggi di atas 39 derajat Celsius dan rasa lemas yang ekstrem adalah alarm utama kemungkinan terpapar varian super flu ini dan memerlukan perhatian medis segera.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara