Menu

Mode Gelap
Dinas Perdagangan Nunukan Buka Kios TPID, Coba Stabilkan Harga Ketika Harga Pasar Mulai Melonjak Harga Bensin Naik Karena Stok Habis, Bupati Nunukan Imbau Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying Bupati Nunukan Keluarkan Surat Edaran Siaga Bencana Untuk Periode Mudik Lebaran Diminta Jualkan Motor, Seorang Residivis di Nunukan Malah Tilep Uang Nenek 61 Tahun Gaduh Narasi Wakil Bupati Nunukan Pecah Kongsi dan Mengamuk di Kantor Pemda, Begini Penjelasan Bupati Nunukan Muhammad Khoiruddin Resmi Nakhodai PERPANI Nunukan Periode 2026 – 2030

Hukrim

Pengungkapan Kasus Narkoba di Perbatasan RI – Malaysia Turun Signifikan di Periode 2025

badge-check


					Ilustrasi : Pemusnahan narkoba di Mapolres Nunukan bersama unsur Forkopimda. Perbesar

Ilustrasi : Pemusnahan narkoba di Mapolres Nunukan bersama unsur Forkopimda.

NUNUKAN, infoSTI – Polres Nunukan, Kalimantan Utara, mencatatkan penurunan signifikan dalam pengungkapan kasus narkoba asal Malaysia.

Padahal, Nunukan yang memiliki geografis perbatasan sepanjang garis pantai dan daratan, diakui sebagai salah satu jalur sutra pemasukan narkoba dari Malaysia.

Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas mengatakan, tahun 2025, Satreskoba Polres Nunukan mengungkap 70 kasus, jauh lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

‘’Jumlah pengungkapan, menurun dibanding 2024. Ada penurunan sebanyak 37 kasus dibanding tahun sebelumnya,’’ ujarnya, Kamis (1/1/2026).

Ia menguraikan, pada 2024, Satresnarkoba Polres Nunukan berhasil mengungkap 107 kasus narkotika, dengan barang bukti mencapai 120.591,37 gram atau sekitar 120 kilogram sabu, serta 747 butir pil ekstasi.

Sementara Tahun 2025, Satreskoba mencatat penangkapan 16.210,07 gram sabu sabu, 5 botol liquid kemasan 10 ml, 1 botol liquid kemasan 40 ml, dan 1 botol liquid kemasan 24,69 ml.

Terdapat 96 orang tersangka, terdiri dari 88 laki laki dan 8 orang perempuan.

Boni mengakui, penurunan tersebut, bukan berarti petugas di lapangan yang demikian gencar melakukan pengintaian hingga penangkapan, melainkan ada perubahan modus pengiriman para pemain narkoba.

Barang yang biasanya dikirim melalui laut ke dermaga dermaga illegal, atau menitipkannya melalui WNI yang pulang kampung, telah sepenuhnya berubah.

‘’Narkoba saat ini banyak tidak lewat Nunukan. Para pemain narkoba membuka jalan ke wilayah lain,’’ jelasnya.

Boni menegaskan, Polres Nunukan tidak pernah mengendurkan semangat dan kinerjanya dalam memerangi narkoba.

‘’Kami terus melakukan pencegahan, baik di masyarakat maupun unsur lain. Kami berusaha mencegah secara masif agar peredaran dan pemasukan narkoba terus menurun,’’ kata dia.

Facebook Comments Box

Trending di Hukrim