Menu

Mode Gelap
Kebakaran Gardu Listrik PLN di Jalan RA Kartini, Warga Panik dan Trauma DPRD Nunukan Usulkan Penambahan Anggaran Untuk Perbaikan Jalan di Dataran Tinggi Krayan Data Penduduk Miskin Banyak Tak Relevan, DPRD Minta Dilibatkan Dalam Sensus Ekonomi Dititipi Rp 10 Juta Untuk Belanja Komponen Mesin, Desil Naik, Sembako dan Beasiswa Anak Hilang Minta Diantar Pulang, Gadis 17 Tahun di Nunukan Jadi Korban Pemerkosaan Pemilik Bengkel Jualan Liquid Narkoba, Pengedar di Nunukan Pesan di Malaysia, Ambil Barang di Perbatasan Setelah Pemasok Kirim Foto Lokasi

Kaltara

Lima Rumah di Pedalaman Sebuku Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Mesin Pompa BBM Listrik

badge-check


					Puing bekas kebakaran 5 rumah warga di pedalaman Sebuku, Nunukan, Senin (15/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Puing bekas kebakaran 5 rumah warga di pedalaman Sebuku, Nunukan, Senin (15/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebanyak 5 rumah warga di Jalan Poros Provinsi, Simpang 3, RT 03, Desa Apas, di Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Senin (15/12/2025).

Plt Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengungkapkan, kebakaran tersebut, dilaporkan sekitar pukul 09.00 wita.

‘’Yang terbakar lima rumah warga. Semua rumah kayu,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.

Ia menuturkan, dari laporan yang diterima petugas pemadam kebakaran, api berasal dari rumah warga penjual BBM, bernama Hamsir.

Sebelum kebakaran terjadi, salah satu pekerja Hamsir sedang melakukan penyedotan BBM menggunakan mesin pompa BBM dynamo listrik/Diesel Fuel Pump (DAP).

‘’BBM yang dipindahkan dari drum ke jerigen, sebagian merembes ke mesin DAP. Terjadilah percikan api yang langsung menyambar BBM bensin,’’ tutur Wahyudi.

Api langsung berkobar dan membakar rumah tinggal Hamsir, sampai akhirnya merembet ke empat rumah tetangga lain yang berdekatan.

Akibat peristiwa ini, 5 KK di Desa Apas, kehilangan tempat tinggal. Mereka adalah, Hamsir, Dewi, Uttang, Sugeng dan Hendi.

Selain menurunkan mobil pemadam di wilayah Kecamatan Sebuku, petugas juga menggeser mobil armada pemadam dari wilayah Kecamatan Tulin Onsoi.

‘’Pemadaman dan pendidingan berlangsung sekitar dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di pedalaman Nunukan ini. Jumlah kerugian materiil masih dalam penghitungan,’’ kata Wahyudi.

Wahyudi mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap musibah kebakaran.

“Kebakaran datang tidak mengenal waktu dan tempat, bisa terjadi kapan dan di manapun,” katanya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara