Menu

Mode Gelap
Ironi Perbatasan Negeri, Orang Sakit Ditandu Ramai Ramai Naik Turun Bukit, Dibawa ke Pustu Butuh Waktu 8 Jam Pemandangan Awal Masuk Sekolah di Pulau Sebatik, Sekolah Kebanjiran, Sejumlah Murid SD Dipanggul Masuk Sekolah Ini Hasil 10 Hari yang Diminta Pemda Nunukan Saat Masyarakat Sebatik Mengancam Membuka Paksa Pintu Embung Lapri Awal Juli 2026 Prajurit Kodim 0911/Nunukan Padamkan Kebakaran di Rumah Seorang Security RSUD Nunukan Puluhan Tahun Jalanan Krayan Berkubang Lumpur, Janji Pembangunan Dari Pelosok Hanya Sebatas PHP Tertabrak Mobil Saat Belok ke Toko Sembako, Seorang Lansia Pengendara Motor di Pulau Sebatik Terpental Hingga Tewas

Kaltara

Lima Rumah di Pedalaman Sebuku Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Mesin Pompa BBM Listrik

badge-check


					Puing bekas kebakaran 5 rumah warga di pedalaman Sebuku, Nunukan, Senin (15/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Puing bekas kebakaran 5 rumah warga di pedalaman Sebuku, Nunukan, Senin (15/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebanyak 5 rumah warga di Jalan Poros Provinsi, Simpang 3, RT 03, Desa Apas, di Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Senin (15/12/2025).

Plt Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengungkapkan, kebakaran tersebut, dilaporkan sekitar pukul 09.00 wita.

‘’Yang terbakar lima rumah warga. Semua rumah kayu,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.

Ia menuturkan, dari laporan yang diterima petugas pemadam kebakaran, api berasal dari rumah warga penjual BBM, bernama Hamsir.

Sebelum kebakaran terjadi, salah satu pekerja Hamsir sedang melakukan penyedotan BBM menggunakan mesin pompa BBM dynamo listrik/Diesel Fuel Pump (DAP).

‘’BBM yang dipindahkan dari drum ke jerigen, sebagian merembes ke mesin DAP. Terjadilah percikan api yang langsung menyambar BBM bensin,’’ tutur Wahyudi.

Api langsung berkobar dan membakar rumah tinggal Hamsir, sampai akhirnya merembet ke empat rumah tetangga lain yang berdekatan.

Akibat peristiwa ini, 5 KK di Desa Apas, kehilangan tempat tinggal. Mereka adalah, Hamsir, Dewi, Uttang, Sugeng dan Hendi.

Selain menurunkan mobil pemadam di wilayah Kecamatan Sebuku, petugas juga menggeser mobil armada pemadam dari wilayah Kecamatan Tulin Onsoi.

‘’Pemadaman dan pendidingan berlangsung sekitar dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di pedalaman Nunukan ini. Jumlah kerugian materiil masih dalam penghitungan,’’ kata Wahyudi.

Wahyudi mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap musibah kebakaran.

“Kebakaran datang tidak mengenal waktu dan tempat, bisa terjadi kapan dan di manapun,” katanya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara