Menu

Mode Gelap
Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif DPRD Kaltara Usulkan Pembentukan Tim Penyelesaian Konflik Perkebunan Tingkat Provinsi Bahas Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air di Sungai Kayan, Arming : Harus Mensejahterakan Masyarakat di Kawasan Sungai Banjir Tahunan di Perbatasan RI – Malaysia, DPRD Kaltara Desak Penanganan Komprehensif Lapas Nunukan Usulkan Remisi Hari Raya Idul Fitri Bagi 885 Warga Binaan Pemasyarakatan Arus Mudik Penumpang Kapal Pada Lebaran 2026 di Perbatasan RI – Malaysia Turun 20 Persen

Kaltara

Lima Rumah di Pedalaman Sebuku Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Mesin Pompa BBM Listrik

badge-check


					Puing bekas kebakaran 5 rumah warga di pedalaman Sebuku, Nunukan, Senin (15/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan. Perbesar

Puing bekas kebakaran 5 rumah warga di pedalaman Sebuku, Nunukan, Senin (15/12/2025). Dok.Disdamkar Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Sebanyak 5 rumah warga di Jalan Poros Provinsi, Simpang 3, RT 03, Desa Apas, di Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, ludes terbakar, Senin (15/12/2025).

Plt Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengungkapkan, kebakaran tersebut, dilaporkan sekitar pukul 09.00 wita.

‘’Yang terbakar lima rumah warga. Semua rumah kayu,’’ ujarnya melalui pesan tertulis.

Ia menuturkan, dari laporan yang diterima petugas pemadam kebakaran, api berasal dari rumah warga penjual BBM, bernama Hamsir.

Sebelum kebakaran terjadi, salah satu pekerja Hamsir sedang melakukan penyedotan BBM menggunakan mesin pompa BBM dynamo listrik/Diesel Fuel Pump (DAP).

‘’BBM yang dipindahkan dari drum ke jerigen, sebagian merembes ke mesin DAP. Terjadilah percikan api yang langsung menyambar BBM bensin,’’ tutur Wahyudi.

Api langsung berkobar dan membakar rumah tinggal Hamsir, sampai akhirnya merembet ke empat rumah tetangga lain yang berdekatan.

Akibat peristiwa ini, 5 KK di Desa Apas, kehilangan tempat tinggal. Mereka adalah, Hamsir, Dewi, Uttang, Sugeng dan Hendi.

Selain menurunkan mobil pemadam di wilayah Kecamatan Sebuku, petugas juga menggeser mobil armada pemadam dari wilayah Kecamatan Tulin Onsoi.

‘’Pemadaman dan pendidingan berlangsung sekitar dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di pedalaman Nunukan ini. Jumlah kerugian materiil masih dalam penghitungan,’’ kata Wahyudi.

Wahyudi mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap musibah kebakaran.

“Kebakaran datang tidak mengenal waktu dan tempat, bisa terjadi kapan dan di manapun,” katanya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara