Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Advertorial

Gass Full Slamet Yahya Pasca Kembali Terpilih Pimpin NPCI Kaltara : Segera Gelar Kompetisi Untuk Jaring Bakat Atlet Potensial

badge-check


					Rakerprov NPCI Kaltara, yang digelar di Hotel Harmonis, Tarakan, Rabu (10/12/2025). Dok.NPCI Kaltara. Perbesar

Rakerprov NPCI Kaltara, yang digelar di Hotel Harmonis, Tarakan, Rabu (10/12/2025). Dok.NPCI Kaltara.

Tarakan, infoSTI – Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kalimantan Utara (Kaltara), Slamet Yahya, mendorong penguatan fondasi organisasi demi pengembangan atlet.

Hal tersebut, ia sampaikan pada Rakerprov NPCI Kaltara, yang digelar di Hotel Harmonis, Tarakan, Rabu (10/12/2025).

​Sejumlah masukan diutarakan para perwakilan 5 Kabupaten Kota di Kaltara, agar para pengurus berani menggelar kompetisi atlet disabilitas meski skalanya kecil.

Hal tersebut, bertujuan agar NPCI Kaltara menemukan bakat-bakat potensial di wilayah Bumi Benuanta.

​“Kita tidak bisa hanya menunggu. Walaupun skalanya kecil, kompetisi tersebut mampu memunculkan bibit-bibit atlet disabilitas baru. Hasilnya, organisasi ini akan terus maju, dan para atlet kita bisa berprestasi mengharumkan nama Kaltara,” demikian usulan dari para perwakilan NPCI dari 5 Kabupaten/Kota di Kaltara.

Para ​pengurus juga sepakat, bahwa manajemen organisasi wajib bertindak gesit, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Slamet Yahya menyambut baik masukan dari peserta, dan menegaskan bahwa keberanian manajemen adalah kunci utama.

Ia bahkan menyoroti konsistensi pengambilan keputusan dan manajemen yang responsif terhadap perkembangan zaman.

“Manajemen wajib berani membuat keputusan. Program yang kita buat itu harus benar, dan kita harus konsisten menjalankannya,’’ katanya.

Selain respon terhadap masukan kompetisi, NPCI Kaltara segera menyusun rencana program kerja untuk tahun 2026 mendatang.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial