Menu

Mode Gelap
Biaya Kirim Jauh Lebih Mahal Ketimbang Nilai Bantuan Logistik, BNPB Ditawari Pergeseran Barang Dengan Kerbau   Jerit Tangis Ibu Atlet Panjat Tebing Nunukan Mendengar Vonis Ringan Terhadap Supir Pikap yang Menewaskan Anaknya Seorang IRT di Nunukan Ditangkap Polisi Karena Berusaha Membakar Tetangga, Pelaku Ternyata ODGJ Cerita Perjalanan Warga Krayan, Dua Hari Berkendara Menembus Jalanan Lumpur Menuntut Akses Layak ke DPRD Kaltara 40 Jamaah Umroh Nunukan Menginap di Kawasan Markaziyah, An Nur Jamin Kenyamanan dan Kemudahan Ibadah Perkuat Semangat Bela Negara, 80 Kader PKS Nunukan Ikuti KEMBARA di Perbatasan RI – Malaysia

Advertorial

Dinas ESDM Kaltara Gandeng KNPI Untuk Implementasikan Program Kaltara Terang, Dorong Kemajuan Ekonomi Masyarakat Wilayah 3T

badge-check


					Kadis ESDM Kaltara, Yoshua Batara Payangan. Dok.ESDM Kaltara. Perbesar

Kadis ESDM Kaltara, Yoshua Batara Payangan. Dok.ESDM Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara, berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltara, untuk implementasi Program Kaltara Terang.

Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan mengatakan kolaborasi dengan elemen masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan listrik, akan mempercepat perekonomian masyarakat khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

“Program Kaltara Terang, mendorong produktifitas masyarakat melalui penyediaan listrik,’’ ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Selain pemasangan jaringan listrik, Dinas ESDM bersama KNPI juga sekaligus memberikan pelatihan UMKM, agar masyarakat dapat mengembangkan sumber daya yang mereka miliki.

Terbaru, Dinas ESDM Kaltara bersama DPD KNPI Kaltara memberikan bantuan listrik dan mesin jahit untuk pengembangan UMKM masyarakat di Desa Linsayung, Kecamatan Lubis Ogong, Kabupaten Nunukan.

Desa Linsayung sendiri berada di tepian Sungai Sembakung dan masih menghadapi keterbatasan dalam akses energi listrik.

Akses satu-satunya adalah menggunakan moda transportasi air dengan arus jeram yang deras.

Kondisi ini menggambarkan sulitnya distribusi pembangunan infrastruktur di pedalaman dan perbatasan negara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial