Menu

Mode Gelap
Ini Hasil 10 Hari yang Diminta Pemda Nunukan Saat Masyarakat Sebatik Mengancam Membuka Paksa Pintu Embung Lapri Awal Juli 2026 Prajurit Kodim 0911/Nunukan Padamkan Kebakaran di Rumah Seorang Security RSUD Nunukan Puluhan Tahun Jalanan Krayan Berkubang Lumpur, Janji Pembangunan Dari Pelosok Hanya Sebatas PHP Tertabrak Mobil Saat Belok ke Toko Sembako, Seorang Lansia Pengendara Motor di Pulau Sebatik Terpental Hingga Tewas SPMB di SDN 004 Nunukan, Pendaftar Membeludak Tapi Jatah Kuota Tak Terisi Penuh Belasan Tahun Menanti Uang Ganti Rugi, Warga Berharap Pemda Nunukan Tak Abaikan Potensi Konflik Sosial

Advertorial

Dinas ESDM Kaltara Gandeng KNPI Untuk Implementasikan Program Kaltara Terang, Dorong Kemajuan Ekonomi Masyarakat Wilayah 3T

badge-check


					Kadis ESDM Kaltara, Yoshua Batara Payangan. Dok.ESDM Kaltara. Perbesar

Kadis ESDM Kaltara, Yoshua Batara Payangan. Dok.ESDM Kaltara.

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara, berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltara, untuk implementasi Program Kaltara Terang.

Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan mengatakan kolaborasi dengan elemen masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan listrik, akan mempercepat perekonomian masyarakat khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

“Program Kaltara Terang, mendorong produktifitas masyarakat melalui penyediaan listrik,’’ ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Selain pemasangan jaringan listrik, Dinas ESDM bersama KNPI juga sekaligus memberikan pelatihan UMKM, agar masyarakat dapat mengembangkan sumber daya yang mereka miliki.

Terbaru, Dinas ESDM Kaltara bersama DPD KNPI Kaltara memberikan bantuan listrik dan mesin jahit untuk pengembangan UMKM masyarakat di Desa Linsayung, Kecamatan Lubis Ogong, Kabupaten Nunukan.

Desa Linsayung sendiri berada di tepian Sungai Sembakung dan masih menghadapi keterbatasan dalam akses energi listrik.

Akses satu-satunya adalah menggunakan moda transportasi air dengan arus jeram yang deras.

Kondisi ini menggambarkan sulitnya distribusi pembangunan infrastruktur di pedalaman dan perbatasan negara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial